BlogHome ServiceElektronikAC Floor Standing: Keunggulan, Cara Kerja, dan Tips Pasangnya

AC Floor Standing: Keunggulan, Cara Kerja, dan Tips Pasangnya

Dipublikasikan oleh Fauzia Assilmy dan Diperbarui oleh Salsabilla Azalia Putri

Feb 11, 2026

8 menit membaca

Copied to clipboard
AC Floor Standing: Keunggulan, Cara Kerja, dan Tips Pasangnya

AC floor standing kini semakin diminati untuk berbagai kebutuhan, mulai dari hunian hingga bisnis seperti perkantoran dan restoran. Peningkatan minat beli AC standing ini didorong oleh keunggulan pendinginan yang lebih besar dibandingkan tipe lainnya. 

Selain itu, desain AC satu ini juga mudah dipindahkan, sehingga lebih praktis. Nah, supaya Pins tahu keunggulan, range harga, cara kerja sampai cara pasangnya, yuk simak artikel ini sampai selesai.

Apa Itu AC Floor Standing?

acc floor standing
Source: Freepik

AC floor standing adalah unit pendingin ruangan yang diletakkan langsung di lantai dengan posisi berdiri atau vertikal. Berbeda dengan AC split yang dipasang menempel di dinding, jenis AC ini memiliki tinggi berkisar antara 160-187 cm yang menjadikannya mudah dikenali. 

Dari segi instalasi, AC standing lebih fleksibel karena tidak memerlukan lubang dinding khusus. Harganya juga lebih tinggi dibandingkan split, karena kapasitas pendinginan yang lebih besar dan kuat. AC floor standing tersedia mulai dari 2 PK hingga 5 PK, bahkan lebih, untuk memenuhi kebutuhan ruangan berukuran besar.

Jenis ACDesainCara KerjaKeunggulan
AC standingUnit indoor-nya berbentuk vertikal tinggi. Ditempatkan di lantai. Sementara outdoor-nya terpisahSistem kompresi uap dengan indoor dan outdoor terpisah, sirkulasi udara dari bawah ke atasKapasitas besar, cocok untuk ruangan luas, dan mudah dipindahkan
AC portableUnitnya satu kesatuan dengan roda, tanpa instalasi outdoor terpisah. Ada selang pembuangan udara panasSistem kompresi uap dalam satu unit, udara panas dibuang melalui selang ke luar ruanganMudah dipindahkan, tidak perlu instalasi permanen. Cocok untuk ruangan kecil
AC splitUnit indoor-nya dipasang di dinding, outdoor terpisah di luar ruanganSistem kompresi uap dengan indoor dipasang tinggi di dinding dan outdoor di luar bangunanHemat ruang, desain modern, lebih senyap, dan cocok untuk ruangan kecil
AC cassetteUnit indoor dipasang di plafon, outdoor terpisahSistem kompresi uap dengan indoor plafon, sirkulasi udara 360 derajatDistribusi udara sangat merata. Cocok untuk ruangan komersial besar

Bagaimana Cara Kerja AC Floor Standing?

Fungsi utama AC floor standing adalah mendinginkan udara dalam ruangan berukuran besar secara efektif dan merata. Unit ini bekerja dengan menyerap udara panas dari ruangan, kemudian mendinginkannya melalui proses refrigerasi sebelum dihembuskan kembali ke ruangan. 

Berikut cara kerja AC standing supaya Pins lebih paham:

  • Evaporator di unit indoor menyerap panas dari udara ruangan melalui refrigerant cair yang menguap dan berubah menjadi gas.
  • Kompresor di unit outdoor memampatkan gas refrigerant bertekanan rendah menjadi gas bertekanan tinggi dan bersuhu sangat tinggi.
  • Kondensor melepaskan panas dari gas refrigerant ke udara luar sehingga gas berubah kembali menjadi cairan bertekanan tinggi.
  • Katup ekspansi menurunkan tekanan refrigerant cair sebelum kembali masuk ke evaporator untuk mengulang siklus pendinginan dari awal.
  • Blower atau kipas di unit indoor menghembuskan udara dingin yang telah diproses ke seluruh ruangan secara merata.

Perlu Pins tahu kalau AC standing juga tersedia dalam versi standar dan inverter dengan teknologi pendinginan yang lebih hemat energi. Cara kerjanya tidak jauh berbeda dengan AC standar, hanya saja kompresor inverter bekerja lebih efisien.

Untuk memahami lebih dalam tentang teknologi ini, Pins bisa membaca tentang perbedaan AC low watt dan inverter yang menjelaskan detail keunggulan masing-masing sistem pendingin satu ini.

Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan AC Floor Standing?

Kelebihan AC Floor Standing:

  • Kapasitas pendinginan besar: AC standing mampu mendinginkan ruangan luas dengan cepat dan merata 
  • Instalasi fleksibel: Tidak memerlukan lubang besar di dinding untuk unit indoor sehingga pemasangan lebih mudah dan praktis dibandingkan AC split
  • Mudah dipindahkan: AC standing dapat dipindahkan ke lokasi lain tanpa harus membongkar instalasi
  • Sirkulasi udara optimal: Posisi blower yang rendah memungkinkan distribusi udara dingin dari bawah ke atas secara lebih natural dan merata
  • Cocok untuk ruang tinggi: AC standing sangat ideal untuk ruangan dengan plafon tinggi
  • Perawatan lebih mudah: Filter dan komponennya lebih mudah dijangkau untuk pembersihan rutin karena posisinya di lantai

Kekurangan AC Floor Standing:

  • Harga lebih mahal: Harga AC floor standing berkisar antara Rp8-20 juta tergantung merek dan kapasitas, lebih tinggi dari AC split
  • Memakan ruang lantai: Bentuknya besar, sehingga perlu tempat khusus di ruangan
  • Konsumsi listrik tinggi: Kapasitas besar AC standing membuat konsumsi daya listrik lebih tinggi, biasanya memerlukan minimal daya 3500-5500 watt
  • Suara lebih berisik: Beberapa model suka menghasilkan suara lebih keras dibanding AC split karena posisi kompresornya dekat
  • Desain kurang estetis: Bentuk unitnya besar dan mencolok, sehingga dapat mengurangi keindahan interior ruangan
  • Instalasi tetap butuh profesional: Meski lebih fleksibel, harga pasang AC floor standing berkisar Rp800 ribu-Rp2 juta karena tetap memerlukan tenaga ahli.

Bagaimana Cara Pasang AC Floor Standing?

cara pasang ac floor standing
Source: Freepik

Cara pasang AC floor standing itu gampang-gampang sulit. Tapi, satu hal yang pasti adalah Pins harus mengikuti panduannya supaya performanya optimal dan tidak rusak. Kesalahan saat pasang AC dapat menyebabkan kebocoran freon, konsumsi listrik boros, hingga kerusakan kompresor yang biayanya mahal sekali.

Jauh lebih baik kalau Pins menggunakan jasa profesional untuk menghindari berbagai kesalahan saat pasang AC yang sering terjadi pada instalasi mandiri.

Selain menentukan kapasitas PK yang sesuai, Pins juga perlu memahami jenis suplai listrik apakah 1 phase atau 3 phase. Hal ini penting karena AC floor standing dengan kapasitas besar biasanya memerlukan suplai listrik 3 phase untuk distribusi beban yang lebih stabil. 

Kesalahan dalam mencocokkan suplai listrik dapat menyebabkan kompresor cepat rusak, tagihan listrik membengkak, atau bahkan korsleting yang membahayakan Pins.

1. Persiapkan Alat Pemasangan AC yang Dibutuhkan

Langkah awal dalam cara pasang AC standing adalah mempersiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan. Beberapa alat penting yang harus disiapkan Pins antara lain: bor listrik, kunci pas set, tang kombinasi, obeng set, meteran atau penggaris panjang. 

Selain itu, siapkan juga pipa tembaga, kabel listrik sesuai kapasitas, lem PVC untuk pipa drainase, bracket outdoor unit, dan vacuum pump. Material pendukung lain seperti insulasi pipa, lakban aluminium, sealant tahan air, dan skun kabel juga wajib Pins miliki. 

2. Pilih Lokasi Penempatan AC yang Tepat

Posisi pasang AC yang tepat itu harus dipilih dengan baik karena menentukan efektivitas pendinginan dan usia AC. Berikut kriteria lokasi penempatan AC standing yang aman dan benar:

  • Hindari sinar matahari langsung: Tempatkan unit di area yang tidak terkena paparan sinar matahari langsung untuk mencegah beban kerja berlebih
  • Jarak minimal dari dinding: Beri jarak minimal 15-20 cm dari dinding belakang dan samping agar sirkulasi udara tidak terhambat dinding
  • Lantai rata dan kokoh: Pastikan lantai tempat meletakkan unit benar-benar rata, kokoh, dan mampu menahan beban unit
  • Akses mudah untuk perawatan: Pilih lokasi yang memudahkan akses pembersihan filter dan servis rutin tanpa harus memindahkan banyak barang
  • Dekat dengan unit outdoor: Usahakan jarak antara indoor dan outdoor tidak terlalu jauh untuk efisiensi pipa dan freon
  • Hindari area lembab: Jangan tempatkan di area yang sering terkena percikan air atau memiliki kelembaban sangat tinggi untuk mencegah korosi komponen.

Pins juga harus memastikan untuk memilih kapasitas PK yang sesuai dengan luas ruangan dan daya listrik. Selain supaya pendinginannya optimal, tagihannya juga tidak akan membebani Pins.

3. Pasang Unit AC, Pipa, dan Sistem Drainase

Berikut panduan cara pasang AC standing: 

  1. Tentukan lokasi indoor dan outdoor
  2. Bor lubang jalur pipa (miring ke luar)
  3. Letakkan dan ratakan unit indoor
  4. Pasang unit outdoor di dudukan atau bracket
  5. Sambungkan pipa refrigerant
  6. Sambungkan selang drainase

4. Sambungkan AC ke Sumber Listrik

Pastikan menggunakan kabel listrik dengan ukuran yang sesuai kapasitas AC floor standing untuk menghindari kabel panas dan potensi kebakaran. Gunakan MCB (Miniature Circuit Breaker) khusus dengan ampere sesuai spesifikasi AC sebagai pengaman tambahan yang super penting sekali. 

Sambungkan kabel fase, netral, dan ground dengan benar sesuai warna standar menggunakan alat berkualitas. Jangan pernah menyambungkan AC ke stop kontak biasa atau berbagi dengan perangkat lain untuk menghindari overload

Pastikan instalasi listrik rumah Pins memiliki grounding yang baik untuk mencegah risiko kesetrum atau kerusakan komponen elektronik AC. Supaya Pins lebih paham soal listrik AC, Pins bisa membaca artikel tentang daya listrik AC.

5. Vakum AC dan Lakukan Uji Kebocoran

Setelah pemasangan pipa dan instalasi listrik selesai semua, Pins wajib melakukan proses vakum AC sebelum freon dilepaskan ke sistem. Proses vakum berfungsi mengeluarkan udara, uap air, dan kontaminan lain dari dalam sistem pipa dan evaporator yang dapat merusak performa. 

Hubungkan vacuum pump ke port service valve, kemudian jalankan selama minimal 30-60 menit hingga tekanan mencapai -76 cmHg atau lebih rendah. Setelah proses vakum selesai, tutup valve dan diamkan selama 15-30 menit sambil mengamati apakah tekanan vacuum tetap stabil atau tidak.

Jika tekanan tetap stabil, artinya tidak ada kebocoran dan sistem siap diisi freon sesuai spesifikasi pabrik yang tertera pada label. Risiko tidak vakum AC ini jelas bisa merusak kompresor hingga tagihan listrik bengkak.

6. Tes Performa AC 

Langkah terakhir adalah mengecek performa AC floor standing secara menyeluruh. Nyalakan AC dan biarkan bekerja selama 15-30 menit untuk mencapai suhu operasional optimal dan stabil. Cek apakah hembusan udara dingin merata ke seluruh ruangan tanpa ada area yang terlewat atau kurang dingin dari seharusnya. 

Perhatikan juga suara operasional apakah ada bunyi aneh seperti mendengung keras atau bunyi aneh yang menandakan masalah instalasi. Periksa sistem drainase apakah air mengalir dengan lancar tanpa ada rembesan atau genangan air di sekitar unit indoor.

Tips Merawat AC Standing agar Awet

Service AC Pinhome

Tips merawat AC standing supaya tetap bersih dan awet adalah berikut ini:

  • Bersihkan filter setiap 2-4 minggu dengan air mengalir dan sabun lembut, kemudian keringkan sempurna sebelum dipasang kembali
  • Cek dan bersihkan evaporator minimal 3-6 bulan sekali dari debu dan jamur menggunakan pemebrsih khusus untuk AC
  • Periksa unit outdoor secara berkala dari kotoran atau sarang hewan yang dapat menghambat sirkulasi udara
  • Service AC rutin minimal 4 bulan sekali oleh teknisi profesional untuk pengecekan menyeluruh termasuk tekanan freon, kebersihan kompresor, dan kondisi kelistrikan.
  • Gunakan AC secara bijak dengan tidak menyetel suhu terlalu rendah (untuk menghemat energi dan mengurangi beban kompresor.
  • Pastikan drainase bersih dengan mengecek selang pembuangan air secara rutin agar tidak tersumbat lumut atau kotoran

Nah, masih tertarik untuk beli AC floor standing? Kalau masih tapi tidak ingin ribet, tenang, Pins bisa memesan jasa pasang AC standing profesional dari Pinhome. Yup, Pinhome menyediakan jasa pemasangan AC oleh teknisi profesional, berkualitas, dan bergaransi. 

Selain pemasangan unit baru, Pins juga bisa pesan jasa pembersihan dan perawatan AC untuk menjaga performa unit tetap optimal. Pesannya juga mudah, cukup lewat aplikasi Pinhome!

Jadi, tunggu apa lagi? Beli AC Pins sekarang juga dan langsung pesan layanan pasang AC dari Pinhome untuk hasil yang maksimal dengan pendinginan yang optimal.

Copied to clipboard

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok
          Pinhome Service
          Pinhome Service

          © lifestyle.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download