Dipublikasikan oleh Karinta Ariani dan Diperbarui oleh Salsabilla Azalia Putri
Feb 19, 2026
4 menit membaca

Daftar Isi
Cuaca yang semakin panas mungkin membuat Pins mau tidak mau memilih membiarkan AC menyala 24 jam, baik tipe inverter maupun non inverter, agar ruangan tetap terasa sejuk sepanjang hari.
Sebenarnya, bolehkah AC menyala 24 jam setiap hari? Yuk, cari tahu dampaknya terhadap performa AC hingga kesehatan dan juga tips merawatnya agar tetap awet!

AC sebenarnya bisa bekerja untuk jangka waktu yang cukup lama, bahkan berjam-jam tanpa henti. Namun, membiarkannya menyala selama 24 jam setiap hari tetap berisiko menurunkan performa, mempercepat kerusakan komponen, dan meningkatkan penggunaan listrik. Semua hal tersebut berisiko terjadi terlebih jika penggunaan AC tidak dibarengi dengan perawatan yang baik.
Khusus untuk AC tipe inverter, menyalakan selama 24 jam sebenarnya boleh saja karena sistemnya mampu menyesuaikan kerja kompresor agar lebih stabil dan hemat energi. Hanya saja, pastikan Pins rutin membersihkan AC serta atur suhu pada kisaran ideal yakni sekitar 24–26° Celsius. Ini bertujuan agar kerja mesin AC tidak bekerja terlalu berat dan bisa tetap awet.

Meski pada dasarnya AC sudah dirancang mampu digunakan untuk jangka waktu lama, tapi membiarkan AC menyala 24 jam berisiko menimbulkan kondisi berikut ini:
Apakah selama ini Pins sering menggunakan AC nonstop? Dampak menyalakan AC setiap hari tanpa jeda paling terlihat pada peningkatan pemakaian listrik. Alhasil, tagihan bulanan berisiko meningkat drastis dibanding bila Pins menggunakan AC secukupnya.
Peningkatan tagihan listrik ini terutama banyak terjadi pada AC non-inverter yang kompresornya sering bekerja keras saat menyala. Tak hanya itu, penggunaan listrik berlebihan juga memberi efek kurang baik bagi lingkungan karena meningkatkan kebutuhan energi dan memperburuk pemanasan global.
Dampak menyalakan AC 24 jam tanpa jeda membuat seluruh komponen di dalamnya bekerja terus-menerus tanpa waktu istirahat. Dalam jangka panjang, kondisi ini berisiko mempercepat keausan, meningkatkan suhu mesin, dan memicu kerusakan lebih cepat dibanding penggunaan normal.
Beberapa komponen AC yang sering rusak jika dibiarkan menyala 24 jam antara lain:
Penggunaan AC secara terus-menerus bisa menyebabkan sirkulasi udara terasa kurang segar dan lebih kering di kulit. Kondisi ini terjadi karena udara terus didinginkan tanpa adanya pertukaran udara alami dari luar.
Filter AC yang bekerja tanpa henti juga akan lebih cepat dipenuhi debu dan kotoran. Jika filter AC kotor ini tidak rutin dibersihkan, penumpukan ini bisa menurunkan kualitas udara dan berpotensi memicu gangguan pernapasan, terutama bila Pins sensitif terhadap debu dan udara yang kotor.
Menyalakan AC 24 jam setiap hari dalam beberapa minggu tanpa jeda dapat membuat udara di dalam ruangan menjadi sangat kering. Akibatnya, Pins mungkin merasakan kulit dan mata lebih mudah terasa kering, gatal, bahkan mengalami iritasi, terutama jika tidak diimbangi dengan kelembapan yang cukup.
Selain itu, paparan udara dingin secara terus-menerus juga bisa memicu gangguan pernapasan, terutama pada orang yang sensitif terhadap debu atau udara kering. Bahkan, jika Pins tiba-tiba merasakan tubuh pegal-pegal, nyeri sendi, atau otot kaku, bisa jadi karena terlalu lama berada di suhu dingin.

Meskipun AC dirancang untuk mampu bekerja dalam waktu lama, penggunaan setiap hari tanpa jeda tetap perlu diimbangi dengan perawatan yang tepat, Pins. Sebab jika tidak, komponen AC bisa lebih cepat aus dan performanya menurun kian menurun.
Jaga AC agar tetap awet dan bekerja optimal dengan menerapkan tips berikut:
Jika Pins tidak punya waktu atau khawatir salah langkah saat membersihkan sendiri, Pins bisa pakai jasa service AC di Pinhome. Teknisi AC Pinhome profesional dan berpengalaman, harga layanan terjangkau, dan bisa dipesan sesuai jadwa, jadi lebih praktis dan aman tanpa ribet!




© lifestyle.pinhome.id