BlogHome ServiceElektronikWajib Tahu! Ini Penyebab AC Masih Menyala Setelah Dimatikan

Wajib Tahu! Ini Penyebab AC Masih Menyala Setelah Dimatikan

Dipublikasikan oleh Karinta Ariani dan Diperbarui oleh Salsabilla Azalia Putri

Des 9, 2025

4 menit membaca

Copied to clipboard
AC sudah dimatikan tapi masih hidup

Masalah AC sudah dimatikan tapi masih hidup adalah keluhan yang umumnya berkaitan dengan kerusakan pada AC atau gangguan teknis pada sistemnya. Kondisi ini bisa membuat pengguna bingung karena AC tetap beroperasi meski perintah off sudah diberikan. Yuk, simak penjelasan berikut untuk mengetahui cara mengatasinya dan kapan sebaiknya memanggil jasa service AC agar masalah tidak semakin parah, Pins!

Penyebab AC Masih Menyala Setelah Dimatikan

Masalah AC yang tidak mau mati setelah dimatikan berbeda dengan kondisi AC mati hidup sendiri. Pada kasus ini, unit indoor atau kipas tetap berjalan meskipun kamu sudah menekan tombol off di remote.

Umumnya kondisi AC sudah dimatikan tapi masih hidup disebabkan oleh gangguan teknis seperti kerusakan pada papan kontrol, sensor penerima yang error, atau modul komunikasi AC yang tidak merespons perintah dengan benar.

Jika tidak segera ditangani, masalah ini bisa membuat AC bekerja terus-menerus tanpa kendali dan meningkatkan risiko kerusakan komponen lainnya.

1. Kerusakan pada Thermostat AC

Thermostat berfungsi sebagai pengatur suhu yang memberi perintah kapan AC harus menyalakan atau mematikan kompresor. Ketika terjadi kerusakan pada thermostat AC, sensor suhu bisa membaca data yang keliru sehingga AC tetap berjalan meskipun kamu sudah menekan tombol off.

Penyebab kerusakannya bisa berasal dari usia komponen, paparan debu, korsleting kecil pada rangkaian, atau ketidaktepatan kalibrasi.

Jika AC menyala meski sudah dimatikan, langkah awal yang bisa kamu lakukan adalah mematikan listrik AC dari MCB, lalu menunggu beberapa menit sebelum menyalakannya kembali untuk melakukan reset sederhana.

Namun, bila masalah terus berulang atau thermostat tidak merespons, sebaiknya kamu memanggil teknisi profesional untuk mengganti atau memperbaiki modul thermostat agar AC kembali bekerja normal dan aman.

2. Kerusakan pada PCB AC

PCB (Printed Circuit Board) adalah otak pengendali AC yang mengatur semua perintah, mulai dari on/off, pengaturan suhu, hingga komunikasi antar komponen. Jika terjadi kerusakan pada PCB, sistem kontrol bisa terganggu sehingga AC menyala meski sudah kamu matikan dari remote.

Kondisi ini sering muncul karena komponen AC rusak, korsleting, tegangan listrik tidak stabil, atau usia PCB yang sudah menurun.

Ketika PCB bermasalah, sinyal yang seharusnya memutus arus tidak bekerja dengan benar, sehingga unit indoor tetap mengalirkan perintah operasi. Cara memperbaikinya biasanya dengan pemeriksaan jalur listrik, mengganti komponen yang terbakar, atau melakukan penggantian PCB baru jika kerusakannya cukup parah. Untuk hasil yang aman dan presisi, sebaiknya perbaikan PCB dilakukan oleh teknisi profesional.

3. Salah Mengatur Mode AC

Mode AC berfungsi untuk menentukan cara kerja unit, seperti mendinginkan ruangan (Cool), mengeringkan udara (Dry), hanya menyalakan kipas (Fan), atau mempertahankan suhu tertentu (Auto). Jika AC terlihat tetap menyala meski sudah dimatikan, bisa jadi penyebabnya adalah pengaturan mode yang keliru, terutama mode Fan.

Dalam mode Fan, kompresor memang mati, tetapi kipas indoor akan tetap berputar sehingga AC tampak masih menyala. Karena itu, sebelum mengira AC bermasalah, pastikan Pins sudah mengecek pengaturan mode pada remote dan pastikan tidak berada dalam mode Fan secara tidak sengaja. Mengembalikannya ke mode Cool biasanya membuat AC berfungsi normal kembali.

4. Relay AC Rusak

Relay AC berfungsi memutus dan menghubungkan arus listrik ke kompresor. Jika relay AC rusak, sakelar di dalamnya bisa macet sehingga arus tetap mengalir meski AC sudah dimatikan. Akibatnya, AC tampak tetap menyala.

Penyebabnya bisa karena usia pakai, panas berlebih, atau tegangan listrik tidak stabil. Solusinya adalah mengganti relay yang bermasalah, dan pemeriksaannya sebaiknya dilakukan teknisi profesional karena terkait sistem kelistrikan.

5. Setting Timer AC Rusak

Timer AC berfungsi mengatur kapan AC menyala atau mati secara otomatis. Jika setting timer AC rusak atau error, AC bisa tetap menyala meski sudah kamu matikan secara manual.

Untuk mengatasinya, coba reset timer AC dengan menekan tombol Timer Off atau Cancel di remote. Jika masih bermasalah, lakukan reset ulang AC dengan mematikan MCB selama beberapa menit, lalu hidupkan kembali. Jika error tetap muncul, kemungkinan modul timer perlu dicek teknisi.

6. Kerusakan pada Kompresor AC

Kompresor adalah komponen utama yang memompa refrigeran dan menentukan apakah AC benar-benar bekerja atau berhenti. Jika kompresor AC rusak atau macet, sinyal untuk mematikan sistem bisa gagal sehingga unit outdoor tetap menyala meski AC sudah dimatikan dari remote.

Penyebab kerusakannya bisa karena overheating, kebocoran refrigeran, atau usia kompresor yang sudah menurun. Solusinya adalah pemeriksaan tekanan refrigeran, pengecekan kelistrikan, hingga mengganti kompresor jika kerusakannya berat. Untuk keamanan, perbaikan kompresor sebaiknya ditangani teknisi profesional.

Risiko AC Dibiarkan Menyala Terus Menerus

Bukan hanya rusak, ada beberapa risiko jika AC dibiarkan menyala terus menerus, yaitu:

  • Tagihan listrik membengkak karena konsumsi daya terus berjalan tanpa jeda.
  • Komponen AC cepat rusak, terutama kompresor dan PCB yang bekerja tanpa berhenti.
  • Risiko overheat pada unit indoor maupun outdoor sehingga memperpendek usia AC.
  • Kebocoran refrigeran lebih cepat terjadi akibat tekanan sistem yang terus-menerus tinggi.
  • Filter dan evaporator lebih cepat kotor, menurunkan kualitas udara dan efisiensi pendinginan.
  • AC jadi kehilangan kemampuan mendinginkan karena kompresor bekerja terlalu berat.
  • Potensi korsleting listrik meningkat bila ada komponen yang panas atau aus.

Kapan Harus Panggil Teknisi Profesional?

Service AC Pinhome
Source: Pinhome.id

Jika dari berbagai penyebab di atas masalahnya sudah masuk kategori serius, seperti kompresor rusak, PCB bermasalah, atau relay macet, sebaiknya kamu tidak mencoba memperbaikinya sendiri.

Kerusakan komponen internal AC membutuhkan pengecekan khusus, sehingga memesan jasa service AC profesional adalah pilihan paling aman.

Untuk hasil yang lebih terpercaya, kamu bisa menggunakan jasa service AC di Pinhome. Teknisi berpengalaman siap datang ke rumah, harganya transparan, dan semua pesanan terpantau langsung dalam aplikasi.

Tinggal install aplikasi Pinhome, pilih layanan yang kamu butuhkan, dan masukkan kode Pinhome untuk menikmati berbagai promo menarik. Yuk, gunakan Pinhome sekarang juga, Pins!

Copied to clipboard

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok
          Pinhome Service
          Pinhome Service

          © lifestyle.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download