Dipublikasikan oleh Mustika Mustika
Des 5, 2023
5 menit membaca
Daftar Isi
Selain mengetahui cara memasang alat pemanas, tentu cara kerja water heater gas juga harus dipahami dan ternyata tidak rumit. Dengan serangkaian komponen yang terpasang di dalamnya, water heater gas mampu mengeluarkan air panas ketika keran dibuka.
Fungsinya ini tentu sangat membantu buat kamu yang perlu mandi air hangat tanpa harus repot merebus air dulu. Apalagi, mandi air hangat ternyata punya banyak manfaat kesehatan.
Penggunaan water heater gas juga lebih banyak diminati ketimbang water heater listrik sebab biaya penggunaannya lebih murah.
Baca Juga:
Sebelum membahas bagaimana cara kerja gas water heater, kamu perlu tahu jenis-jenis water heater. Sebelumnya disebutkan ada water heater listrik dan water heater gas berdasarkan sumber pemanas.
Nah, water heater gas itu sendiri bisa dibagi menjadi 3 macam berdasarkan instalasinya, yaitu:
Water heater jenis bertangki biasanya dipakai untuk produksi air panas skala besar. Model seperti ini lebih sesuai digunakan untuk keperluan bisnis ketimbang kebutuhan pribadi.
Dengan adanya tangki, air panas akan tersedia setiap saat. Namun, tentu saja konsumsi bahan bakar gas menjadi lebih boros.
Water heater gas jenis inilah yang paling banyak dipakai di rumah-rumah. Karena tanpa tangki, ukurannya kecil dan tidak makan tempat.
Pemasangan water heater jenis ini biasanya di dinding kamar mandi dengan sebagian instalasi tertanam di dalam tembok. Karena pemasangannya di dalam ruangan, komponennya pun lebih terlindung dari bahaya luar.
Baca Juga:
Water heater gas jenis ini mirip dengan sebelumnya, hanya saja pemasangannya di luar ruangan. Pemasangan pun ditempel pada dinding dengan sebagian instalasi di dalam tembok.
Sebagian orang lebih memilih pemasangan water heater gas outdoor untuk menghindari kemungkinan gas bocor. Namun, hal ini jarang sekali terjadi dan bisa dihindari dengan instalasi yang tepat.
Untuk memahami cara kerja water heater gas, kamu harus tahu beberapa komponen inti dari sistem pemanas air ini. Adapun komponen utama di dalam water heater gas adalah:
Baik water heater gas maupun listrik pada prinsipnya akan mengeluarkan air panas ketika keran dibuka. Namun, pada water heater gas, air yang keluar tidak langsung panas seketika karena dibutuhkan waktu untuk memanaskan air.
Jadi, ketika keran air dibuka, flow sensor akan mendeteksi adanya aliran air dingin. Selanjutnya, hal ini akan memicu burner untuk menyala.
Ketika burner menyala, komponen ini akan mengeluarkan api yang kemudian memanaskan pipa heat exchanger. Di dalam pipa ini, air akan terus mengalir dan memanaskan air sesuai suhu yang di-setting dengan termostat.
Saat kran air ditutup, flow sensor akan mendeteksi tidak ada aliran air. Hal ini akan memicu burner untuk mati secara otomatis.
Begitulah cara kerja water heater gas. Cukup sederhana, kan?
Pada dasarnya, water heater gas baru menyala ketika keran air panas dibuka. Itulah kenapa air yang pertama keluar masih dingin, tetapi lambat laun menjadi panas.
Dengan cara kerja water heater gas semacam ini, penggunaannya lebih hemat karena gas hanya terpakai seperlunya saja. Hal ini berbeda dengan cara kerja water heater listrik yang bertangki.
Baca Juga:
Water heater listrik juga dibagi menjadi dua tipe: bertangki dan tanpa tangki. Jenis water heater bertangki lebih populer dengan pertimbangan konsumsi listrik lebih hemat.
Pada water heater listrik bertangki, terdapat komponen tangki yang menampung air panas. Di bagian atas dan bawah tangki ini terdapat komponen pemanas listrik yang berfungsi memanaskan air di dalam tangki.
Suhu air disesuaikan dengan pengaturan yang telah di-setting. Sistem pemanas ini berjalan secara otomatis secara terus-menerus. Ketika sudah mencapai suhu yang diinginkan, elemen pemanas akan berhenti bekerja.
Sebaliknya, ketika water heater mendeteksi suhu menurun, pemanas akan bekerja kembali. Sistem kerja semacam ini membuat air di dalam tangki selalu hangat.
Itulah kenapa saat keran air hangat dibuka, maka akan langsung keluar air hangat tanpa harus menunggu. Di satu sisi, penggunaan water heater listrik bertangki lebih praktis, tetapi tentu saja tagihan listriknya akan mahal.
Baca Juga:
Dilihat dari segi keamanan, semua tergantung dari instalasi dan perawatan. Jika penggunaan water heater gas berisiko bocor, water heater listrik berisiko mengalami korselet.
Namun, tentu saja risiko ini bisa diminimalkan dengan instalasi yang presisi oleh teknisi serta perawatan secara berkala.
Jika kamu mencium bau gas pada water heater gas, jangan ragu untuk menghubungi teknisi. Kemudian, jika mencium bau gosong pada water heater listrik, segera matikan sumber listrik dan hubungi teknisi.
Demikian penjelasan mengenai cara kerja water heater gas dan perbandingannya dengan water heater listrik. Semoga membantu!
Baca Juga:
Featured Image Source: Pixabay
Editor: Voni Sri Wijayanti
Nikmati layanan rumah tangga seperti cuci mobil, servis dan cuci AC, desinfektan & fogging, hingga massage dari Pinhome Home Service hanya dalam satu kali klik. Dapatkan pula paket perlindungan AC yang bisa dipilih sesuai kebutuhan melalui aplikasi Pinhome.
Tunggu apa lagi, segera unduh aplikasi Pinhome di App Store atau Google Play sekarang dan rasakan pengalaman rumah yang bersih dan tubuh yang lebih rileks. Hanya di Pinhome Home Service yang memberikan solusi kebersihan dan perawatan properti, serta kendaraan dengan mudah.
© lifestyle.pinhome.id