Dipublikasikan oleh Karinta Ariani dan Diperbarui oleh Salsabilla Azalia Putri
Sep 1, 2025
8 menit membaca

Daftar Isi
Pins, tahukah kamu bahwa sebenarnya memahami jenis-jenis AC yang tepat sebelum membeli dan memasangnya itu sangat penting?
Faktanya, setiap ruangan punya kebutuhan yang berbeda-beda. Mengetahui perbedaan fungsi dan karakteristik AC dapat membantu kamu dalam menentukan pilihan yang paling tepat. Simak tips berikut untuk menemukan jenis AC yang paling sesuai dengan kebutuhanmu!

Setiap AC punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang memang bertujuan agar para pembeli dapat memilih sesuai kebutuhan.
Mengetahui jenis-jenis AC sebelum membeli penting untuk memastikan kamu merasa nyaman dan tidak salah pilih selama menggunakannya nanti.
Berikut ini alasan mengapa kamu perlu memahami tipe AC sesuai ruangan dan kebutuhannya, Pins:
Dengan menentukan AC secara cermat dan tepat, kamu dapat mengurangi risiko kerusakan AC yang umum terjadi karena kekeliruan selama penggunaan.

Nah, Pins, sebelum memutuskan untuk membeli AC tertentu, ada baiknya kamu memahami terlebih dahulu jenis-jenis AC yang tepat sesuai kebutuhan kamu.
Tahukah kamu jenis AC Split Wall, Pins? Ini adalah tipe AC yang paling sering digunakan oleh banyak orang. AC Split Wall adalah pendingin ruangan yang unitnya terbagi di tempat berbeda, yakni di dalam ruangan untuk unit pendingin dan di luar untuk unit pelepas panas.
Karakteristik
Kelebihan
Kekurangan
Jenis AC ini sangat cocok digunakan di kamar tidur, ruang tamu kecil, atau kantor kecil dengan kapasitas individu yang tidak terlalu banyak.
Untuk estimasi harga, AC Split Wall biasanya dibanderol mulai dari Rp2 jutaan hingga Rp7 jutaan, tergantung merek, kapasitas PK, dan fitur tambahannya.
Pernahkah kamu melihat AC yang unit pendingin atau indoor-nya dipasang di plafon ruangan, Pins? Ini yang disebut AC cassette. Berbeda dengan AC split wall, fisik AC cassette ini tersembunyi sehingga terlihat lebih rapi.
Karakteristik
Kelebihan
Kekurangan
Jenis AC in cocok digunakan di ruangan besar atau area komersial, seperti ruang rapat, restoran, hingga lobby hotel, terutama untuk ruangan dengan interior modern yang mengutamakan estetika.
Estimasi harga AC cassette biasanya berkisar antara Rp10juta hingga Rp25 juta tergantung kapasitas PK dan fitur yang ditawarkan.
AC split duct adalah salah satu jenis-jenis AC dengan sistem pendinginan yang dipasang tersembunyi di dalam plafon, dinding, atau ruangan khusus. AC jenis ini mampu menyalurkan udara dingin melalui saluran udara (ducting) ke beberapa area.
Karakteristik
Kelebihan
Kekurangan
Jenis AC ini sangat cocok untuk gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, atau bangunan besar lainnya, karena mampu mengalirkan udara sejuk yang merata ke semua area.
Estimasi harga AC Split Duct biasanya berkisar antara Rp15 jutaan hingga Rp40 jutaan. Ini tergantung kapasitas PK, panjang saluran udara, dan fitur yang digunakan.
Seperti namanya, AC floor standing adalah tipe AC yang berdiri di lantai. Ukurannya memang cukup besar, tapi AC ini tidak butuh pemasangan permanen sehingga dapat dipindahkan ke berbagai tempat sesuai kebutuhan.
Karakteristik
Kelebihan
Kekurangan
Jenis AC ini cocok untuk ruangan sedang atau kebutuhan sementara, seperti acara keluarga, meeting, atau ruangan yang tidak membutuhkan instalasi permanen.
Estimasi harga AC floor standing biasanya berkisar antara Rp7 jutaan hingga Rp20 jutaan, tergantung kapasitas PK dan fitur tambahannya.
AC inverter adalah jenis AC yang dari segi fisik serupa dengan AC split wall, tapi cara kerjanya berbeda. AC inverter memiliki teknologi yang membuat kompresor AC mampu mengatur kecepatannya sesuai kebutuhan pendinginan.
Alhasil, AC ini dinilai lebih hemat energi daripada AC split wall biasa atau lainnya karena bisa menjaga suhu lebih stabil. AC inverter tersedia dalam tipe AC split wall inverter, AC floor standing inverter, hingga AC split duct dan AC cassette inverter.
Karakteristik
Kelebihan
Kekurangan
Jenis AC ini sangat cocok digunakan di ruangan standar seperti rumah atau kantor kecil karena bentuknya seperti AC biasanya tapi sistem kerjanya lebih efisien.
Perbedaan AC split wall dan inverter terletak pada teknologi kompresornya. Meskipun AC inverter memiliki bentuk yang mirip dengan split wall, tapi sistem yang digunakan sudah lebih canggih, terasa lebih nyaman, dan ramah biaya listrik.
Estimasi harga AC Inverter berkisar antara Rp4 jutaan hingga Rp10 jutaan tergantung kapasitas PK dan merek.

Setiap jenis AC memiliki tingkat kesulitan perawatan yang berbeda-beda. Berikut penjelasan selengkapnya.
AC Split Duct
Secara umum, AC split duct termasuk yang paling rumit karena sistemnya tersembunyi dan melibatkan saluran udara (ducting). Begini tips perawatannya:
AC Cassette
Perawatan AC cassette tidak sesulit split duct. Namun, tidak bisa dikatakan mudah juga karena posisi AC di plafon membuat aksesnya sedikit lebih sulit saat dilakukan pengecekan dan pembersihan. Begini tips perawatan AC cassette:
AC Inverter
AC inverter tidak terlalu sulit dibersihkan dan dirawat. Hanya saja, teknologinya yang berbeda membuat kamu perlu lebih hati-hati dan sebaiknya pilih jasa service AC oleh profesional yang berpengalaman agar mengenal betul segala komponen pada jenis AC ini.
AC Floor Standing
Posisinya yang berdiri di lantai membuat perawatan AC floor standing lebih mudah. Begini tips perawatannya:
AC Split Wall
Di antara jenis-jenis AC lainnya, AC split wall yang relatif paling mudah dibersihkan dan dirawat. Begini tips yang perlu kamu tahu:
Mengetahui jenis-jenis AC yang sesuai dengan ruangan dan kebutuhan kamu akan membantu kamu mendapatkan kenyamanan, menjaga daya listrik, serta menghemat biaya.
Setelah mengetahui jenisAC yang tepat, pastikan kamu selalu menjaga kualitas dan performa AC dengan rutin melakukan perawatan dan servis berkala dengan tim profesional.
Sekarang tak perlu bingung, Pins, kamu bisa menemukan jasa service AC online yang aman dan terpercaya melalui aplikasi Pinhome Service. Yuk, unduh sekarang dan pastikan kualitasnya AC selalu terjaga dengan baik.




© lifestyle.pinhome.id