BlogLifestyleKetahui Dulu Arti Cut Off Time Sebelum Membeli Reksadana
0
0

Ketahui Dulu Arti Cut Off Time Sebelum Membeli Reksadana

Dipublikasikan oleh Maria Talitakumi dan Diperbarui oleh Maria Talitakumi

Agu 23, 2023

4 menit membaca

Copied to clipboard
cut off time reksadanatop-right-banner

Dewasa ini, menabung semakin mudah kita lakukan dengan adanya berbagai aplikasi investasi saham. Cukup dengan memindah uang dari rekening, kamu dapat mulai berinvestasi di sejumlah aplikasi seperti Bibit atau Stockbit. Namun, sebelum berinvestasi reksadana, Pins juga harus memahami cut off time yang berlaku.

Sebab dengan begitu, keuntungan berkali-kali lipat bisa Pins dapatkan. Sudah sewajarnya bukan, jika investor mengharapkan keuntungan yang lebih besar dari modal yang ia keluarkan?

Oleh karena itu, artikel kali ini akan membahas arti cut off time reksadana, yang wajib Pins ketahui sebelum memulai investasi.

Siap untuk mengetahuinya? Yuk cermati selengkapnya berikut ini!

Baca juga: Begini Cara Beli Saham IPO Secara Online

Keuntungan dari Investasi Reksadana

Source : Pixabay

Terdapat banyak keuntungan yang dapat Pins rasakan ketika sudah memulai investasi. Maka dari itu, tidak ada salahnya bagi Pins untuk segera mengalokasikan dana untuk memulainya.

Menambah Pemasukan Tetap

Source : Pixabay

Memiliki pekerjaan tetap memang dapat mencukupi kebutuhan, namun bagaimana jika di kemudian hari kamu membutuhkan uang yang lebih besar?

Apabila kamu tidak ingin kewalahan saat waktu itu tiba, akan lebih baik jika kamu memulai investasi dari sekarang, bukan?

Cobalah tanam modal di sebuah perusahaan, dan kamu bisa mendapatkan beberapa persen untung darinya. Uang tersebut dapat kamu gunakan untuk menambah pemasukan secara pasif. Cukup menguntungkan, bukan?

Terhindar dari Utang

cut off time reksadana
Source : Pixabay

Terkadang, utang memang perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan. Namun, ketika Pins sudah bertekad untuk berinvestasi, pastikan Pins membebaskan diri dari segala utang.

Uang berlebih dari pendapatan dapat Pins gunakan untuk investasi. Dengan begitu, modal yang Pins investasikan tidak menjadi beban, dan akan lebih menguntungkan.

Kebutuhan juga akan Pins penuhi dengan mudah. Investasi rutin dapat memberikan keuntungan jangka panjang, sehingga pengelolaan keuangan untuk membeli kebutuhan akan semakin mudah.

Memperbesar Kekayaan

cut off time reksadana
Source : Pixabay

Peningkatan kekayaan atau aset dapat terjadi signifikan apabila kamu rajin berinvestasi. Misalnya, apabila kamu membeli aset seperti tanah atau bangunan untuk kamu jual di masa depan, tentu harganya akan naik berkali-kali lipat dari harga beli.

Namun dewasa ini, membeli tanah pun sepertinya tidak cukup. Pins harus pandai berinvestasi dengan membangunnya menjadi rumah layak tinggal, agar aset tersebut cepat terjual saat Pins membutuhkannya.

Dengan terus menerus upgrade aset yang Pins miliki, akan menimbulkan keuntungan yang lebih besar. Dan keuntungan tersebut jauh lebih besar dari yang Pins bayangkan.

Baca juga: Tata Cara IPO Perusahaan dan Syaratnya

Apa Itu Cut Off Time Reksadana?

cut off time reksadana
Source : Pixabay

Sederhananya, cut off time reksadana merupakan batas waktu penerimaan transaksi per hari. Transaksi yang dimaksud bisa berarti pembelian atau subscription, atau penjualan (redemption). 

Adanya cut off time ini, kamu akan mengetahui bahwa bertransaksi investasi itu tidak dapat kamu lakukan sesuka hati. Ada jam-jam tertentu dimana kamu disarankan membeli produk investasi tersebut karena untungnya lebih besar.

Pastinya Pins ingin mendapatkan untung lebih besar saat berinvestasi, bukan?

Nah, Pins harus mengetahui, bahwa batas waktu penerimaan reksadana adalah sebelum pukul 1 siang atau 13.00 WIB setiap harinya. Jadi, keuntungan yang akan Pins dapatkan akan maksimal apabila Pins membeli produk investasi sebelum pukul 1 siang.

Namun, sejak adanya pandemi yang terjadi akhir 2019, terdapat penyesuaian jam perdagangan di bursa. Hal ini memicu perubahan cut off time reksadana, sesuai info dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perubahan Cut Off Time Reksadana yang Disebabkan COVID-19

cut off time reksadana
Source : Pixabay

Pada akhir bulan Maret 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan surat Perintah Perubahan Jam Perdagangan. Surat ini berefek pada jam perdagangan di bursa yang lebih singkat.

Jam perdagangan tersebut terbagi menjadi dua sesi. Sesi I akan berjalan di pukul 09.00 hingga 11.30 WIB, dan sesi II akan berjalan di pukul 13.30-15.00 WIB. Dua sesi ini juga akan berlaku pada hari kerja, yaitu Senin hingga Jumat.

Dan ternyata, waktu baru ini merupakan bentuk dukungan atas aktivitas Work From Home (WFH) yang terimplementasi di sebagian besar perusahaan sejak terjadinya pandemi.

Sehingga, perubahan jam perdagangan di bursa menjadi lebih cepat, yaitu sekitar jam 11.00 hingga 12.00 WIB.

Baca juga: 10 Daftar Reksa Dana yang Bagus untuk Pemula

Efek Cut Off Time Reksadana: Waktu Pemrosesan dan Keuntungan

cut off time reksadana
Source : Pixabay

Pertanyaannya sekarang, apa efek dari memerhatikan batas waktu reksadana sebelum bertransaksi?

Sesuai yang telah Pinhome sebutkan sebelumnya, cut off time berhubungan erat dengan keuntungan yang bisa Pins dapatkan setelah berinvestasi.

Misalnya, apabila transaksi kamu lakukan sebelum batas waktu, maka produk reksadana akan terproses dan masuk di hari yang sama. Sebaliknya, apabila kamu melakukannya setelah cut off time, maka produk akan kamu terima di keesokan harinya.

Pins juga harus teliti dalam memahami harga nilai aktiva bersih per unit penyertaan (NAB/UP) pada hari tersebut. Apabila harga NAB/UP sebesar Rp2.000, dapat dipastikan bahwa harga setelah jam cut off time lebih besar, dan itu akan mengurangi keuntungan.

Keuntungan dalam memerhatikan waktu cut off time juga akan berpengaruh ketika Pins menjual reksadana. Penjualan reksadana yang kamu lakukan sebelum cut off time akan langsung jatuh pada keesokan harinya.

Sebaliknya, apabila kamu menjual reksadana setelah batas waktu, maka produk reksadana baru akan cair pada lusa.

Memang, reksadana merupakan produk investasi yang mudah cair, namun Pins akan dapat lebih merasakan keuntungannya ketika dapat memahami cut off time.

Baca juga: Begini Cara Kerja Reksadana Saham


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Cek properti pilihan kami Samesta Bumi Cikal Kasih dan temukan keunggulan, fasilitas menarik dan promo menguntungkan lainnya cuma di Pinhome! Cari tahu juga tips penting persiapan beli rumah dan KPR di Property Academy by Pinhome.   

Hanya Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Copied to clipboard
bottom-sidebar-banner
left footer bannerright footer banner
left footer bannerright footer banner

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok
          sticky banner
          sticky banner

          © lifestyle.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download