BlogHome ServiceKebersihan RumahKapan Waktu yang Tepat untuk Cuci Sofa? Ini Tips Merawatnya!

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cuci Sofa? Ini Tips Merawatnya!

Dipublikasikan oleh Karinta Ariani dan Diperbarui oleh Salsabilla Azalia Putri

Sep 25, 2025

8 menit membaca

Copied to clipboard
cuci sofa

Pins, kamu mungkin pernah mempertanyakan, apakah cuci sofa perlu dilakukan rutin setiap dua minggu sekali? Atau adakah ketetuan terkait waktu mencuci sofa yang ideal? Sebagai salah satu furnitur yang sering digunakan di rumah, perawatan sofa kerap luput dari perhatian. Padahal, sofa bisa jadi tempat ideal berkumpulnya debu, kotoran, hingga bakteri yang tidak terlihat. 

Meskipun tidak harus dibersihkan setiap minggu, penting bagi kamu untuk mengetahui tanda sofa perlu dicuci dan cara tepat membersihkannya. Simak informasi selengkapnya dalam ulasan berikut agar tahu tips dan waktu mencuci sofa yang tepat guna memperpanjang usia pemakaiannya!

4 Tanda Sofa Perlu Dicuci

sofa kotor
Source: Freepik

Ada beberapa ciri yang menunjukkan sofa di rumah sudah kotor dan perlu segera dibersihkan. Hal ini penting guna mencegah sofa malah jadi sulit dibersihkan dan menimbulkan kerusakan yang lebih susah ditangani. Berikut adalah tanda-tanda sofa yang sudah saatnya dicuci:

1. Warna Sofa Terlihat Kusam

Perubahan warna pada sofa adalah tanda yang paling mudah dikenali ketika sofa kotor dan perlu dicuci. Penyebab warna sofa tampak kusam bisa terjadi akibat penumpukan debu, kotoran, bahkan noda sisa makanan dan minuman. 

Solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasinya yakni dengan rutin membersihkan, misalnya menggunakan vakum paling tidak seminggu sekali agar debu tidak menumpuk. Jika warna kusam pada sofa sudah terlampu parah, Pins bisa menggunakan jasa cuci sofa profesional untuk merawat dan mengembalikan warnanya seperti semula. 

2. Timbul Bau Tidak Sedap

Munculnya bau tidak sedap menjadi indikator kuat adanya bakteri dan jamur yang menumpuk dan berkembang biak pada sofa. Waspadai bila kamu mencium aroma tidak sedap, seperti bau apek karena tingkat kelembapan tinggi, bau masam karena keringat yang terserap di serat kain sofa, atau bau menyengat dari sisa noda makanan dan minuman. 

Penyebab utama munculnya bau pada sofa ini umumnya karena jarang dibersihkan, sering terkena tumpahan cairan bekas makan dan minum, atau berada di ruangan lembap dengan sirkulasi udara yang buruk. 

Sebagai solusi, kamu bisa jemur sofa di bawah sinar matahari dengan paparan udara segar, membersihkan sofa dengan baking soda untuk menghilangkan bau, serta cuci sofa menggunakan jasa profesional.

3. Banyak Debu saat Menepuk Sofa

Coba tepuk-tepuk sofa kamu, apakah terlihat banyak debu bertebaran, Pins? Jika ya, ini pertanda kotoran sudah menumpuk cukup lama dan banyak pada sofa. Selain membuat sofa kotor, penumpukan debu di sofa berisiko buruk bagi kesehatan, terutama sistem pernapasan. 

Terlebih, sofa mungkin digunakan sehari-hari dan berada di ruangan utama yang jadi tempat berkumpulnya anggota keluarga. Penyebab kondisi ini bisa karena sofa jarang dibersihkan, tidak divakum untuk waktu lama, atau diletakkan di ruangan yang berdebu. 

Solusi untuk mengatasi ini yakni dengan rutin membersihkan sofa menggunakan vacuum cleaner, menutup pintu dan jendela saat udara sedang berdebu, dan melakukan cuci sofa secara menyeluruh untuk menghilangkan debu. 

4. Sofa Terasa Lembab

Sofa yang lembap merupakan tempat ideal untuk berkembangnya jamur dan bakteri. Di samping menimbulkan bau apek dan tidak sedap, kelembapan pada sofa juga membuat lapisan kulitnya mudah rusak dan mengelupas. 

Pins mungkin bertanya-tanya kenapa hal ini bisa terjadi. Ada beberapa penyebab sofa lembap, di antaranya tumpahan cairan yang tidak langsung dibersihkan atau dikeringkan, sirkulasi ruangan yang buruk, sampai tingkat kelembapan udara yang tinggi. 

Jangan biarkan hal ini sampai sofa terlanjur rusak, Pins. Solusi bila kondisi ini terjadi yakni dengan segera mengeringkan bagian sofa yang terkena caira, jaga sirkulasi udara dengan bantuan dehumidifier ataupun kipas angin, serta jemur sofa secara berkala untuk menjaganya agar tetap kering. 

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cuci Sofa?

Waktu mencuci sofa sebenarnya tergantung dari kondisi sofa dan lingkungan tempat sofa berada. Idealnya, cuci sofa memang sebaiknya dilakukan setiap 3-6 bulan sekali sebagai bentuk perawatan. 

Namun, cuci sofa bisa dilakukan lebih sering, sekitar 2-3 bulan sekali bila sudah muncul tanda-tanda sofa kotor. 

Itu sebabnya, penting untuk kamu memperhatikan tanda sofa perlu dicuci seperti yang sudah dipaparkan di atas untuk memudahkan kamu mengenali saat yang tepat membersihkan sofa. 

Apa yang Terjadi Jika Jarang Membersihkan Sofa?

Ada beberapa risiko yang mungkin terjadi bila kamu tidak rutin melakukan perawatan sofa, Pins. Berikut dampak bila sofa jarang dibersihkan:

1. Kotoran dapat Menumpuk dan Menyebabkan Berkembangnya Jamur dan Bakteri

Risiko jarang bersihkan sofa bisa membuatnya berisi banyak kotoran dan debu yang menjadi tempat ideal bagi mikroorganisme, seperti jamur serta bakteri, untuk tumbuh dan berkembang. Jika dibiarkan dalam waktu singkat, penumpukan kotoran dapat menimbulkan bau tidak sedap dan memicu alergi. 

Sementara untuk jangka panjang, kesehatan kamu khususnya sistem pernapasan dan iritasi kulit.

2. Meningkatkan Risiko Penyakit Kulit

Dampak lainnya dari jarang membersihkan sofa dapat memicu timbulkan berbagai penyakit karena menjadi sarang berkembangnya tungau, kuman, hingga jamur. Melansir dari Healthline, kamu mungkin mengalami ruam merah dan gatal pada kulit akibat gigitan tungau maupun sekadar menghirup debu atau kotorannya. 

Agar terhindar dari risiko tersebut, sebaiknya lakukan perawatan rutin dan gunakan jasa home cleaning profesional, terutama bila kotoran pada sofa sudah menumpuk dan sulit dibersihkan sendiri. 

3. Menyebabkan Timbulnya Bau Tidak Sedap

Tanpa sadar, kamu mungkin pernah mencium bau tidak sedap dari sofa di rumah. Coba ingat-ingat, kapan terakhir kali kamu membersihkan ataupun menjemur sofa, Pins?

Sofa yang jarang dijemur dan dibersihkan secara berkala bisa jadi lembap dan mudah ditumbuhi jamur atau bakteri. Hal ini yang kemudian memicu timbulnya bau apek yang mengganggu kenyamanan dan mencemari kualitas udara. 

4. Mengurangi Kenyamanan dan Estetika

Sofa yang kotor sering kali terasa tidak nyaman untuk diduduki dan bahkan dapat merusak estetika ruangan. Meski ditutup dengan kain sekali pun sehingga bisa menyamarkan penampilannya, kotoran pada sofa tetap harus dibersihkan. 

Sebab, menutup sofa hanya akan menyamarkan masalahnya, bukan mengatasinya. Maka itu, pastikan kamu rajin membesihkannya untuk mencegah kerusakan jangka panjang.

5. Membuat Sofa Cepat Rusak

Kualitas sofa yang jarang dibersihkan bisa mengalami penurunan lho, Pins. Ini karena penumpukan kotoran, debu, serta tingkat kelembapan tinggi bisa mempercepat proses degradasi material sofa. 

Serat kain bisa menjadi rapuh, warna memudar, hingga busa di dalamnya kehilangan elastisitas. Alhasil, sofa tidak hanya terlihat usang, tetapi juga terasa kurang nyaman digunakan.

Cara Mudah Membersihkan Sofa

cara mudah membersihkan sofa
Source: Freepik

Membersihkan sofa sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah asalkan kamu tahu tipsnya serta menggunakan alat yang tepat. Berikut beberapa cara membersihkan sofa yang mudah untuk menjaga sofa tetap bersih dan nyaman saat digunakan.

1. Menggunakan Vacuum Cleaner untuk Mengangkat Debu dan Pasir

Vacuum cleaning merupakan langkah awal yang paling penting dalam membersihkan sofa. Sebab, alat ini membantu mengangkat semua kotoran halus, seperti debu, pasir, bahkan tungau yang menempel di permukaan dan sela-sela serat sofa. 

Agar kebersihan sofa lebih terjaga dan nyaman dipakai setiap hari, pastikan kamu rutin membersihkan dengan vacuum cleaner minimal seminggu sekali ya, Pins. Namun tentu saja, semakin sering dibersihkan akan semakin baik. 

2. Gunakan Cairan Khusus Pembersih Sofa untuk Membersihkan Noda Membandel

Setiap sofa biasanya terbuat dari bahan yang berbeda, sehingga cara membersihkan nodanya pun tidak bisa disamakan. Misalnya, sofa berbahan kain bisa menggunakan cairan pembersih khusus atau detergen cair lembut dengan air hangat agar tidak merusak serat kain. 

Pada sofa berbahan kulit, sebaiknya gunakan sabun cair lembut ataupun cairan khusus pembersih bahan kulit, kemudian keringkan dengan kain lembut. Sementara untuk sofa berbahan beludru, kamu bisa pilih pembersih khusus beludru atau sampo/sabun bayi dengan campuran air hangat. 

Gunakan spray bottle saat menyemprotkan cairan pembersih agar lebih merata, lalu pakai sikat berbulu halus untuk mengangkat noda dan mencegah permukaannya rusak, serta lap microfiber untuk menyerap sisa cairan. Cara ini bertujuan agar noda membandel hilang tanpa merusak tekstur sofa. 

3. Gunakan Alkohol untuk Membasmi Kuman dan Bakteri yang Menempel pada Sofa

Cairan alkohol dengan jumlah dan persentase yang tepat dikenal mampu membunuh bakteri dan virus. Kamu bisa memanfaatkan cairan alkohol untuk membasmi kuman, bakteri, hingga virus yang melekat di permukaan sofa. 

Supaya hasilnya lebih optimal gunakan takaran yang pas, disarankan alkohol 70%, lalu aplikasikan menggunakan spray bottle agar cairan tersebar merata. Namun, penting untuk kamu tahu dulu kalau penggunaan alkohol berlebihan berisiko membuat warna sofa lebih cepat memudar, terutama pada sofa dengan bahan kain tertentu. 

Oleh karena itu, lakukan penyemprotan secukupnya dan uji coba terlebih dahulu di bagian kecil sofa sebelum diaplikasikan ke seluruh permukaan.

4. Jemur Sofa di Bawah Sinar Matahari atau di Tempat Teduh

Menjemur sofa merupakan bagian penting dari cara membersihkan sofa. Setelah dicuci, kamu juga perlu memastikan sofa kering sepenuhnya dan tidak lembap guna mencegah pertumbuhan jamur. Sofa yang terkena sinar UV dapat membantu membunuh bakteri dan mengurangi bau apek pada sofa. 

Akan tetapi, Pins perlu tahu bahwa bahwa menjemur sofa terlalu lama di bawah sinar matahari langsung dapat berisiko membuat warna kain cepat memudar dan merusak serat kain sofa. Kamu disarankan untuk menjemur sofa di pagi hari sampai menjelang siang hari, sekitar pukul 08.00-11.00 agar tidak terlalu panas. 

Atau, kamu juga bisa menjemurnya di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik agar sofa tetap kering tanpa merusak warnanya.

5. Gunakan Pewangi Sofa untuk Menghilangkan Bau

Setelah proses pembersihan dan penjemuran, terkadang sofa masih menyisakan sedikit bau kurang sedap, entah itu bau apek maupun bau matahari. Jika ini terjadi, Pins bisa menggunakan pewangi khusus sofa. 

Semprotkan secara merata menggunakan spray bottle ke seluruh bagian sofa, lalu tunggu hingga kering dan pastikan tidak ada lagi bau kurang sedap yang tercium. Cara ini membantu sofa terasa bersih, segar, dan nyaman kembali saat digunakan. 

Membersihkan Sofa Menggunakan Jasa Deep Cleaning di Pinhome

jasa bersih rumah pinhome service
Source: Pinhome.id

Sudah mencoba cuci sofa mandiri di rumah tapi merasa kesulitan, terutama masih tersisa noda membandel dan ada area sofa yang sulit dijangkau? 

Tenang, Pinhome bisa jadi alternatif solusi yang lebih praktis buat kamu yang membutuhkan jasa deep cleaning sofa maupun furnitur rumah tangga lainnya. Pinhome akan membantu memastikan sofa kamu benar-benar dalam keadaan bersih, higienis, dan terbebas dari bakteri maupun jamur.

Pinhome menyediakan layanan deep cleaning sofa serta furnitur rumah lainnya yang bisa dipesan dengan mudah. Begini cara pesan jasa cuci sofa, Pins: 

  1. Download dan Install Aplikasi Pinhome melalui Google Play Store atau App Store.
  2. Buka aplikasi dan lakukan login/registrasi dengan akun yang kamu miliki.
  3. Pilih menu “Jasa”, lalu pilih “Deep Cleaning”.
  4. Di bagian “Ruang Tamu”, pilih menu “Cuci Sofa”.
  5. Tentukan jadwal sesuai keinginan kamu.
  6. Tunggu teknisi datang ke lokasi sesuai jadwal yang telah dipilih.

Dengan cara ini, sofa tetap terawat tanpa repot membersihkannya sendiri. Yuk, bersihkan dan cuci sofa kamu segera!

Copied to clipboard

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok
          Pinhome Service
          Pinhome Service

          © lifestyle.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download