Dipublikasikan oleh Karinta Ariani dan Diperbarui oleh Salsabilla Azalia Putri
Des 1, 2025
7 menit membaca

Daftar Isi
Punya AC baru tapi hasilnya bikin kecewa? Ruangan tetap tidak dingin, listrik mendadak boros, atau suara mesin jadi tidak wajar setelah beberapa hari pemasangan? Masalah seperti ini cukup sering terjadi dan sebagian besar karena kesalahan instalasi saat pemasangan awal. Agar hal ini tidak terjadi, simak pembahasan lengkap seputar apa saja kesalahan saat pasang AC dan bagaimana cara mengatasinya sejak awal.
Memasang AC dengan cara yang benar sangat penting agar performanya maksimal sejak hari pertama. Instalasi yang tepat membuat AC lebih cepat dingin, lebih hemat listrik, dan komponen di dalamnya bekerja stabil dalam jangka panjang.
Selain itu, pemasangan yang benar, terutama cara pasang outdoor AC, juga membantu mencegah kerusakan dini yang sering terjadi karena kesalahan teknis.
Namun, jika pemasangan dilakukan sembarangan, risikonya bisa cukup merugikan. Beberapa masalah yang sering muncul akibat salah instalasi antara lain:
Memahami dasar instalasi yang benar membantu kamu menghindari masalah ini dan memastikan AC bekerja optimal dalam jangka panjang.

Untuk mencegah AC bermasalah saat sudah dipasang, berikut beberapa kesalahan saat pasang AC yang harus dihindari.
Masalah AC baru sering muncul bukan karena pemasangannya, tapi karena kapasitas PK AC tidak sesuai ukuran ruangan. Jika PK terlalu kecil, AC tidak dingin dan kompresor bekerja terus-menerus. Jika PK terlalu besar, listrik boros dan kompresor cepat rusak karena sering on–off.
Pins perlu tahu cara menghitung kebutuhan AC dalam sebuah ruangan. Gunakan cara menghitung BTU AC sederhana, yaitu:
BTU = Luas Ruangan (m²) × 500–700
Untuk memudahkan, berikut panduan besaran PK AC sesuai luas ruangannya:
Gunakan angka 650–700 jika ruangan panas atau kena matahari langsung.
Posisi indoor AC yang kurang tepat, misalnya terlalu dekat plafon atau terhalang furnitur dapat membuat aliran udara tidak optimal dan menyebabkan AC cepat rusak. Idealnya, indoor dipasang 15–30 cm di bawah plafon, dengan area embusan udara bebas hambatan.
Posisi outdoor AC juga harus tepat. Hindari tempat tertutup, beri jarak minimal 30–50 cm dari dinding agar udara panas terbuang lancar. Jika outdoor terlalu sempit atau panas, kinerja kompresor turun dan AC tidak dingin.
Hindari pasang AC di ruangan kaca tanpa perhitungan ekstra, karena panas matahari yang besar membuat AC bekerja lebih berat dan boros listrik. Pastikan kapasitas PK mencukupi atau gunakan tirai atau pelapis kaca.
Pemasangan indoor di ruangan sempit atau terhalang furnitur dapat membuat aliran udara tidak lancar sehingga AC mudah panas dan cepat rusak.
Begitu juga outdoor yang ditempatkan di area tertutup membuat pembuangan udara panas terhambat, sehingga kompresor bekerja lebih berat dan usia AC memendek. Pastikan kedua unit memiliki ruang sirkulasi yang cukup agar kinerjanya tetap optimal.
Instalasi pipa yang tidak sesuai standar, seperti sambungan kurang rapat, flaring tidak sempurna, atau panjang pipa tidak ideal, sering menjadi penyebab pipa AC bocor yang menjadi salah satu kesalahan saat pasang AC.
Ketika ini terjadi, tekanan refrigerant turun dan berujung pada freon AC bocor, sehingga AC tidak bisa mendinginkan ruangan dengan baik. Untuk mencegah masalah ini, pastikan pemasangan pipa dilakukan oleh teknisi berpengalaman yang memahami standar pabrikan.
Jika saluran kondensasi AC dipasang tidak miring, tertekuk, atau tersumbat, air hasil kondensasi tidak dapat mengalir keluar dengan lancar. Akibatnya, air bisa berbalik ke indoor unit dan menetes ke dalam ruangan. Pastikan selang pembuangan dipasang dengan kemiringan yang benar dan bebas hambatan agar aliran air tetap lancar.
Banyak orang masih bertanya, “apakah AC baru harus divakum?” Jawabannya tentu wajib dilakukan. Proses vakum AC bertujuan mengeluarkan udara, debu, dan uap air di dalam pipa sebelum freon dialirkan. Jika dilewati, kotoran dan kelembapan dapat bercampur dengan refrigerant sehingga menurunkan tekanan kerja AC.
Risiko tidak vakum AC cukup serius, yaitu pendinginan jadi lambat, freon cepat berkurang, muncul bunga es di pipa, hingga kerusakan pada kompresor karena tekanan tidak stabil. Dalam jangka panjang, biaya perbaikan akan jauh lebih besar dibanding melakukan proses vakum sejak awal.
Pastikan teknisi melakukan vakum minimal 10–20 menit agar sistem benar-benar bersih dan AC bekerja optimal.
Kesalahan instalasi listrik, seperti penggunaan kabel yang tidak sesuai, sambungan longgar, MCB terlalu kecil, atau stop kontak yang tidak dirancang untuk beban tinggi, bisa membuat AC tidak bekerja stabil.
Risiko dari pemasangan yang salah cukup serius, mulai dari korsleting, kebakaran, hingga kerusakan komponen AC seperti PCB atau kompresor. Untuk mencegah masalah ini, pastikan instalasi listrik mengikuti standar, memiliki jalur khusus bila diperlukan, dan dikerjakan oleh teknisi bersertifikat.
Setelah AC selesai dipasang, uji coba dan quality check adalah langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Proses ini biasanya berlangsung 10–20 menit untuk memastikan semua komponen bekerja normal sebelum teknisi meninggalkan lokasi.
Berikut hal yang perlu dicek selama masa uji coba:
Tanpa quality check, masalah kecil bisa terlewat dan berubah menjadi kerusakan besar dalam beberapa hari pemakaian. Testing memastikan AC benar-benar siap dipakai dan bekerja optimal.

Jika kamu berniat memasang AC sendiri, pastikan alat-alat berikut sudah siap agar proses berjalan aman dan sesuai standar:
Meski alatnya bisa disiapkan sendiri, pemasangan AC tetap lebih aman jika ditangani teknisi profesional agar risiko seperti kebocoran freon, korsleting, dan salah posisi unit bisa dihindari.
Jika kamu berencana memasang AC sendiri, berikut panduan pasang AC yang bisa kamu ikuti secara berurutan:

Meski panduan di atas bisa kamu ikuti, pemasangan AC bukan pekerjaan sederhana. Pins harus memiliki alat lengkap, seperti vacuum pump, manifold gauge, waterpass, dan bor beton.
Jika dihitung-hitung, biaya membeli alat jauh lebih besar dibanding hanya memesan jasa pemasangan AC profesional dan bergaransi di Pinhome.
Melalui Pinhome, AC kamu akan dipasang oleh teknisi berpengalaman dan tersertifikasi tanpa khawatir melakukan kesalahan saat pasang AC. Jangkauannya luas dan pemesanannya pun mudah, hanya lewat aplikasi saja.
Bahkan, Pins juga bisa memilih waktu kedatangan teknisi sehingga tak akan mengganggu jadwal harianmu. Jangan lupa gunakan kode promo Pinhome yang membuat biaya pemasangan jauh lebih hemat.
Tunggu apalagi, yuk install aplikasi Pinhome dan nikmati layanan AC yang cepat, bergaransi, dan hemat!




© lifestyle.pinhome.id