BlogHome ServiceElektronikKenali Perbedaan Freon R22 dan R32 Pada Elektronik
0
0

Kenali Perbedaan Freon R22 dan R32 Pada Elektronik

Dipublikasikan oleh Ramanda Salsa

Des 4, 2023

5 menit membaca

Copied to clipboard
top-right-banner

Freon adalah komponen penting di dalam mesin pendingin alias air conditioner atau AC. Sayangnya, banyak yang belum paham soal freon yang jadi penentu dingin tidaknya sebuah AC. Terutama dari segi jenis, ada perbedaan freon R22 dan R32. Terlebih, karena banyak yang melakukan penggantian freon satu sama lain. Padahal, kompatibel dan keperluan kedua freon tersebut berbeda lho! Salah satu akibatnya adalah AC akan rusak.

Baca Juga: 10 Alternatif Pendingin Ruangan Selain AC, Lebih Hemat Listrik!

Perbedaan Freon R32 dan R22

Lalu apa sih sebenarnya perbedaan freon R32 dan R22? Intip langsung yuk dalam ulasan Pinhome berikut!

Baca Juga: 11 Merk Air Cooler Terbaik yang Bikin Ruangan Menjadi Sejuk

Potensi Kerusakan Ozone

Pertama adalah potensi merusak ozone dari kedua jenis freon tersebut atau nama yang lebih sering disebut adalah ODP atau Ozone Depletion Potential. Artinya, ODP adalah sebuah cara mengukur potensi menipisnya ozon akibat dari residu atau zat yang dihasilkan dari benda tertentu di Bumi, salah satunya adalah freon yang ada di dalam AC.

Freon R22 sendiri memiliki ODP 0.05 yang berarti berpotensi merusak ozone. Sementara freon R32 memiliki angka 0 dalam ODP. Sebenarnya, freon R22 memiliki elemen fisika yang baik untuk pendinginan seperti stabil, tidak gampang terbakar dan tidak beracun.

Sayangnya, ketika diteliti lebih lanjut, ditemukan jika R22 yang juga adalah CFC atau cloro-fluoro-carbon adalah zat yang bisa menyebabkan kerusakan pada ozon atau ozone depleting substance.

Potensi Pemanasan Global

Selain ODP, ada lagi istilah lain yang sering jadi tolok ukur freon yaitu GWP atau Global Warming Potential alias potensi pemanasan global. Sebenarnya GWP ini cukup berhubungan dengan ODP. Hal tersebu dikarenakan, semakin tinggi ODP, semakin tinggi juga potensi freon tersebut memberikan kontribusi pada pemanasan global melalui perusakan ozone.

Untuk freon R22 sendiri memiliki poin 1.810 sedangkan freon R32 hanya sebatas 675. Jadi, sudah bisa dilihat bukkan mana freon yang lebih ramah lingkungan?

Tekanan Pipa Freon

Selain zat yang dihasilkan dari freon atau AC, perangkat yang menyertainya juga harus diperhatikan, salah satunya adalah pipa karena bergantung pada tekanan yang dihasilkan oleh freon itu sendiri.

Freon R22 memiliki tekanan 80 psi sementara R32 memiliki tekanan 140 psi. Dikarenakan memiliki tekanan lebih besar, tidak disarankan menggunakan pipa tipis pada freon R32 seperti yang biasa dipakai pada freon R22 agar tidak terjadi kebocoran pada pipanya.

Sebenarnya, pabrikan pada umumnya menerapkan standar ukuran pipa AC sebesar 0.6 mm. Namun terkadang masih ada yang memperbolehkan penggunaan pipa ukuran 0.55 mm dengan alasan masyarakat ingin menggunakan pipa yang lebih ekonomis tetapi tetap saja tidak disarankan memakai pipa yang lebih tipis dari 0.55 mm karena rentan mengalami kebocoran.

Baca Juga: Model Kipas Angin AC Terbaik, Lengkap Beserta Harga!

Mana yang Lebih Dingin?

Urusan pendinginan, ternyata perbedaan freon R22 dan R32 juga bisa diketahui. R32 memiliki indeks dingin atau cooling index yang jauh lebih tinggi dibanding freon R22. Freon R32 memiliki poin 160 sementara freon R22 hanya di angka 100 untuk indeks dinginnya.

Mana yang Lebih Mudah Terbakar?

Source : Accessheating

Selain ukuran-ukuran di atas, ternyata freon juga harus diwaspadai tingkat potensi terbakarnya atau yang sering disebut tingkat flammability atau tingkat mudah terbakarnya suatu freon. R22 ternyata memiliki tingkat mudah terbakar yang lebih rendah dari R32. Freon R32 memiliki tingkat flammability yang rendah, sementara freon R22 tidak memiliki tingkat flammability.

Namun tidak perlu khawatir Pins, flammability di sini bukan membuat freon atau AC meledak sehingga sampai bisa membakar rumah karena R32 masih memiliki tingkat mudah terbakar yang rendah. Berbeda dengan jenis freon lain, yaitu R290 yang memiliki tingkat flammability tinggi, padahal GWP dan ODP-nya paling rendah dibanding freon yang lain.

Seperti yang sempat disebutkan di awal, masih banyak masyarakat yang saling menggantikan jenis satu freon dengan yang lain, terutama menguras dan mengganti freon R22 menjadi R32, misalnya. Padahal, hal tersebut sangat tidak disarankan karena bisa membuat kinerja AC tidak maksimal. Bahkan yang terburuk, bisa membuat AC cepat rusak.

Jadi, jika freon habis, dengan alasan apapun tidak disarankan untuk mengganti dengan freon tipe lain dan harus diisi ulang sesuai dengan tipe freon bawaan AC itu sendiri. Cara terbaik untuk mengganti freon apalagi yang mengalami rusak karena kebocoran, tentu saja dengan mengganti AC dengan yang baru.

Sebagai gambaran, biasanya freon R22 dipakai di AC yang berjenis non-inverter seperti merk AC yang beredar di Indonesia pada umumnya. Kecuali merk Daikin dan Panasonic yang seluruhnya sudah menggunakan freon R32.

Baca Juga: 8 Perbedaan Air Cooler dan AC, Jangan Sampai Tertukar!

Informasi Tambahan Penggunaan Freon R22

Perlu diketahui, Pins, jika sebenarnya industri AC di Indonesia sejak tahun 2014 sudah mengalami perubahan signifikan. Sejak pemerintah mengeluarkan aturan penghapusan penggunaan freon R22 sebagai bentuk kepedulian pada isu pemanasan global karena freon tersebut dianggap merusak lingkungan.

Meski sebagai gantinya kini wajib menggunakan AC dengan freon R32 atau R410a, penggunaan AC dengan freon R22 masih diperbolehkan karena penggunaan suku cadang freon R22 diperbolehkan hingga tahun 2030. Namun, produksi AC baru sekarang sudah tidak boleh menggunakan freon R22. Jadi, pastikan AC yang kamu beli dibekali freon selain R22 ya!


Selain telah mengetahui perbedaan freon R32 dan R22, tetap perhatikan kebersihannya ya, Pins. Disarankan tetap melakukan perawatan atau service rutin setiap 2 bulan sekali agar performa AC tetap maksimal dan dingin. Kamu bisa pesan jasa perbaikan AC oleh teknisi dari Pinhome Home Service. Dengan biaya yang sesuai standar, Pins bisa mendatangkan teknisi AC profesional sesuai dengan keluhan yang dihadapi melalui layanan Perbaikan AC di aplikasi Pinhome. Download aplikasi Pinhome di sini.

Featured Image Source: Unsplash/Ashkan Forouzani

Baca Juga:


Nikmati layanan rumah tangga seperti cuci mobil, servis dan cuci AC, desinfektan & fogging, hingga massage dari Pinhome Home Service hanya dalam satu kali klik. Dapatkan pula paket perlindungan AC yang bisa dipilih sesuai kebutuhan melalui aplikasi Pinhome

Tunggu apalagi, segera unduh aplikasi Pinhome di App Store atau Google Play sekarang dan rasakan pengalaman rumah yang bersih dan tubuh yang lebih rileks. Hanya di Pinhome Home Service yang memberikan solusi kebersihan dan perawatan properti, serta kendaraan dengan mudah. 

Copied to clipboard
bottom-sidebar-banner
left footer bannerright footer banner
left footer bannerright footer banner

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok
          sticky banner
          sticky banner

          © lifestyle.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download