BlogLifestyleEdukasiSejarah Renang, Aturan, dan Beragam Gayanya
0
0

Sejarah Renang, Aturan, dan Beragam Gayanya

Dipublikasikan oleh Pandu Pamungkas dan Diperbarui oleh Syahya Rembulan

Mei 28, 2023

9 menit membaca

Copied to clipboard
Sejarah Renangtop-right-banner

Berenang merupakan salah satu olahraga yang sangat menyehatkan bagi tubuh. tidak hanya menyehatkan saja, teknik dasar renang juga dapat melatih pernafasan. Sejarah renang dan kemunculannya juga tidak luput dari manfaat yang dimilikinya. 

Dalam kegiatan berenang ini biasanya orang menjadikan sebuah latihan maupun sekedar rekreasi. Namun pada saat ini berenang sudah dikompetisikan baik secara nasional maupun internasional. Biasanya gaya renang yang paling sering  diperlombakan di ajang Olimpiade maupun yang lainya adalah gaya dada, gaya bebas, gaya kupu-kupu, dan gaya punggung.

Mengenai perlombaan berenang sendiri dimulai di Eropa pada tahun 1800. Dari beberapa sebagian besar dari para perenang pada saat itu banyak yang menggunakan gaya dada. Dari olahraga renang sendiri merupakan salah satu cabang yang dilombakan pada saat Olimpiade Athena 1896.

Sejarah Renang Dunia dan Indonesia

Sejarah renang
Source : Unsplash

Olahraga Renang yang pertama kali ditampilkan dalam ajang Olimpiade modern yaitu di tahun 1896 Athena, Yunani. Pada ajang Olimpiade tersebut hanyalah empat nomor yang dipertandingkan dari semula enam nomor.

Masing-masing adalah nomor 100 meter, 500 meter, 1.200 meter, nomor bebas, dan 100 meter bagi para pelaut. Pada ajang olimpiade yang kedua yakni diselenggarakan di Paris pada tahun 1900 dan mempertandingkan nomor 200 m, 1.000 m, 4.000 m, nomor bebas, 200 m gaya dada, dan 200 m nomor Beregu.

Sejarah renang di Indonesia, sebenarnya sudah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit. Pada masa kerajaan Majapahit kegiatan berenang biasanya dilakukan dengan tujuan berperang dalam menangkap ikan, atau sebagai bajak laut.

Bukti dalam sejarah renang di Indonesia, yaitu ditemukannya beberapa situs peninggalan sejarah seperti relief candi yang menggambarkan tentang kemampuan berenang. Pada sebuah keraton peninggalan kerajaan sekitar daerah candi sering sekali ditemukan sebuah kolam renang yang dulunya digunakan oleh keluarga kerajaan.

Memasuki zaman pendudukan Jepang pada tahun 1943 – 1945 sejarah renang di Indonesia mengalami perkembangan.

Selanjutnya di Indonesia membentuk sebuah organisasi renang dibentuk pada tanggal 24 Maret 1951 dengan nama Perserikatan Berenang Seluruh Indonesia atau yang disingkat dengan (PBSI) dan diketuai oleh dr. Poerwosoedarmo.

Lalu  di tahun 1951 organisasi PBSI diterima menjadi anggota Internationale Olympic Committee atau yang sering dikenal (IOC) dan FINA.

Baca Juga:

Sejarah Renang Gaya Bebas

Manusia sudah berenang gaya bebas sejak zaman kuno. Di belahan dunia bagian Barat, gaya bebas pertama kali ditampilkan pada tahun 1844 tepatnya di London (Inggris).

Perenang dari suku Indian dengan mudah mengalahkan perenang Inggris. Gaya renang yang paling sering diperlombakan biasanya adalah gaya dada, gaya bebas, gaya kupu-kupu, dan gaya punggung.

Sejarah Renang Gaya Dada

Renang gaya dada populer pada tahun 1875 oleh perenang Inggris Matthew Webb. Matthew adalah orang pertama yang merenangi teluk Channel (kanal) dengan menggunakan gaya dada.

Abad 19 yaitu abad dimana awal diajarkanya dan diperlombakan di sekolah-sekolah termasuk sekolah militer, sehingga sebab itulah banyak yang mengenalnya dengan nama gaya sekolah atau “Schoolslag”.

Bentuk variasi berenang secara utuh di bawah air digunakan oleh perenang Teofilo Lidefonso pada Olimpiade tahun 1928.Ia memodifikasi teknik mengambil napas setelah melakukan satu gerakan di bawah air.

Begitu pula perenang Rusia yang bernama Lounitchev meniru juara Olimpiade 1956 Masaru Furukawa dari Jepang. Gerak gaya di bawah permukaan air ternyata menambah cepatnya gerak maju, dan hal ini kemudian dilarang oleh FINA (Induk Organisasi Renang Dunia) sejak tahun 1957.

Baca Juga:

Fasilitas dan Peralatan dalam Olahraga Renang

sejarah renang
Source : Unsplash

Setelah mengetahui tentang sejarah renang, disini Pins akan membahas fasilitas serta peralatan Dalam olahraga renang.

Tanpa adanya fasilitas dan peralatan renang yang lengkap, olahraga yang satu ini tidak mungkin akan terlaksana dengan baik. Dalam olahraga renang fasilitas dan perlengkapan yang biasa digunakan meliputi :

1. Kolam Renang

  • Kolam renang terbagi menjadi 2 ukuran panjang kolam renang yaitu 50 m untuk kolam renang lintasan. Panjang lintasan pendeknya yaitu 25 m.
  • Sedangkan kedalaman kolam minimum adalah 1,35 meter, mulai dari 1,0 meter lintasan pertama sampai paling sedikit 6,0 meter.

2. Lintasan

  • Lebar lintasan kolam renang paling sedikit adalah 2,5 m dengan jarak sekitar 0,2 m di luar lintasan pertama dan terakhir.
  • Masing-masing lintasan tersebut dipisahkan oleh tali lintasan yang panjangnya sama dengan panjang lintasan.
  • Tali lintasan ini terdiri dari serangkaian pelampung berukuran kecil yang terikat pada seutas tali.
  • Pelampung air dan masing-masing dibedakan menurut warna. Warna hijau khusus lintasan 1 dan 8, biru khusus lintasan 2,3,6 serta 7, sedangkan kuning khusus lintasan 4 dan 5.

Baca Juga:

3. Pengukur Waktu

Dalam perlombaan renang tingkat internasional papan sentuh sebagai pengukur waktu otomatis biasanya dipasang pada kedua sisi dinding kolam renang.

Ketebalan dari papan sentuh pengukur waktu otomatis ini hanya sekitar 1 cm. Para perenang mencatatkan waktunya pada papan sentuh sewaktu melakukan pembalikan dan finish.

4. Balok Start

Pada setiap balok start ada pengeras suara yang berfungsi untuk menyuarakan tembakan pistol sebagai tanda start. Selain itu terdapat juga sensor pengukur waktu yang mencatat perenang ketika mulai meloncat dari balok start. Ukuran balok start ini 0,5 x 0,5 m, dengan tinggi antara 0,5 m – 0,75 m dari permukaan air.

Semua fasilitas dan perlengkapan yang digunakan dalam perlombaan olahraga renang tersebut diatas merupakan spesifikasi dari Federasi Renang Internasional.

Jadi semua fasilitas dan perlengkapan itu yang biasa digunakan untuk kolam renang ukuran Olimpiade. Dengan kata lain sudah merupakan ukuran standar Internasional.

Baca Juga:

Macam-Macam Gaya Dalam Berenang

sejarah renang
Source : Unsplash

Dalam sejarah renang, ada beberapa jenis macam gaya yang biasa sering digunakan. Contoh gaya bebas, gaya dada, gaya punggung dan gaya kupu-kupu.

Berikut ini adalah beberapa penjelasan dari macam-macam gaya renang menurut Federasi Internasional diantaranya:

1. Gaya Bebas

Gaya bebas merupakan salah satu gaya berenang yang tidak terikat oleh teknik dasar renang (aturan) tertentu. Pada Gaya bebas ini posisi dada menghadap ke permukaan air, dan kedua belah tangan bergerak bergantian teknik sama dengan gerakan mengayuh.

Sementara kedua kaki dicambukkan naik turun secara bergantian ke atas dan ke bawah. Sedangkan untuk posisi wajah dalam gaya renang bebas ini dengan menghadap ke permukaan air. Dalam mengambil nafas, perenang dapat menoleh ke kanan atau ke kiri.

Baca Juga:

2. Gaya Dada

Dalam sejarah renang, gaya dada sangat populer untuk renang jenis rekreasi dengan posisi tubuh yang stabil dan kepala dapat di luar air dalam waktu yang agak lama.

Gaya dada atau yang biasa dikenal dengan gaya katak adalah merupakan salah satu gaya berenang dengan dada menghadap permukaan air.

Posisi tubuh gaya dada senantiasa dalam keadaan tetap sedangkan kedua belah tangan dengan gerakan membelah air. Gerakan tubuh menirukan gerakan katak yang sedang berenang dengan pernapasan ketika mulut berada di atas permukaan air.

3. Gaya Punggung

Gaya renang punggung, yang biasa posisi punggung perenang menghadap ke arah permukaan air. Sedangkan untuk posisi wajah berada di atas air sehingga mudah dalam mengambil napas.

Pada saat berenang, Pins hanya bisa melihat ke atas saja tanpa bisa melihat ke depan. Dalam gaya punggung ini gerakan kaki dan lengan sama dengan gaya bebas namun posisi tubuh adalah terlentang di permukaan air.

Kedua belah tangan digerakkan secara bergantian menuju pinggang seperti gerakan sedang mengayuh. Posisi mulut dan hidung ada di luar air sehingga mudah sekali untuk mengambil napas.

Baca Juga:

4. Gaya Kupu-kupu

Dalam sejarah renang, juga terdapat gaya kupu-kupu atau yang sebagian dari Pins mengenalnya dengan gaya lumba-lumba.

Pada posisi dada dalam gaya kupu-kupu sama menghadap ke permukaan air dengan kedua lengan ditekan ke bawah secara bersamaan.

Sedangkan kedua kaki secara bersamaan menendang ke atas dan ke bawah mirip gerakan sirip ikan lumba-lumba.

5. Gaya Renang Anjing

Renang gaya anjing merupakan salah satu teknik berenang yang memiliki gerakan mirip anjing berenang di Air, pada gaya renang ini posisi kepala berada diatas air, sedangkan kaki dan tangan melakukan gerak seperti anjing sedang berenang

6. Gaya Renang Samping

Gaya renang samping merupakan salah satu teknik gaya renang yang menggunakan sisi samping bagian tubuh. Gaya ini sering tidak di perlombakan dalam kompetisi resmi renang, sehingga jarang orang yang tahu dengan gaya ini, namun jika Pins melatih gaya ini maka dapat menambah skill atau kemampuan Pins untuk variasi berenang.

Peraturan Renang

Renang memiliki peraturan dan standar internasional yang harus diikuti dalam kompetisi. Setiap negara juga memiliki peraturan renang sendiri yang harus dipatuhi. Di Indonesia, Federasi Renang Indonesia (FRENASI) bertanggung jawab untuk mengatur olahraga renang dan menetapkan peraturan yang berlaku di dalam negeri.

Berikut ini peraturan renang yang pertama kali diperhatikan adalah:

Perlengkapan Renang

Untuk berenang, terdapat beberapa perlengkapan yang umum digunakan. Pakaian renang yang tepat, seperti baju renang dan celana renang, penting untuk kenyamanan dan keamanan dalam air.

Selain itu, terdapat juga alat bantu renang yang dapat digunakan untuk melatih dan memperbaiki teknik renang. Keselamatan dalam renang juga penting, dan penggunaan pelampung atau jaket pelampung sangat dianjurkan, terutama bagi mereka yang belum mahir berenang.

Ukuran Kolam Renang

  • Panjang kolam renang 50 meter dan lebarnya 21 meter.
  • Dinding harus vertical dan sejajar.
  • Banyaknya lintasan berjumlah 8 dan masing-masing lintasan lebarnya 2,5 meter.
  • Kedalaman air minimum 1,80 meter untuk perlombaan. Suhu air berkisar antara (23-25)o Celsius.
  • Tempat Start tidak boleh licin dan kemiringannya tidak boleh lebih darih 10 derajat.
  • Garis-garis tanda lintasan dapat di buat di dasar kolam untuk memberi petunjuk pada perenang.

Aturan dan Teknik Renang

Dalam renang, terdapat empat gaya renang yang umum digunakan, yaitu gaya dada, gaya punggung, gaya kupu-kupu, dan gaya bebas. Setiap gaya memiliki aturan dan teknik tersendiri yang harus dikuasai agar dapat berenang dengan baik dan efisien.

Gaya dada adalah gaya renang yang paling umum dan sering digunakan oleh pemula. Gaya punggung dilakukan dengan berenang terlentang, sementara gaya kupu-kupu melibatkan gerakan kedua tangan secara simultan.

Gaya bebas, juga dikenal sebagai gaya bebas, adalah gaya renang yang paling cepat dan paling bebas dalam hal gerakan.

Penutup

Dalam melakukan olahraga renang ini hendaknya dilakukan dengan sangat hati-hati sekali. Karena dalam sejarah renang. terdapat berbagai macam resiko pada saat berada di air baik yang disengaja atau tidak sengaja.

Akibat kecelakaan di air bisa mengakibatkan cedera sampai kematian akibat tenggelam. Oleh karena itu seorang perenang hendaknya terlebih dahulu mengetahui kedalaman sungai, kolam renang atau laut yang akan dipakai untuk berenang.

Baca Juga:


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Copied to clipboard
bottom-sidebar-banner
left footer bannerright footer banner
left footer bannerright footer banner

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok
          sticky banner
          sticky banner

          © lifestyle.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download