BlogLifestyleEdukasiSoeharto dalam jangka Jayabaya
0
0

Soeharto dalam jangka Jayabaya

Dipublikasikan oleh Eka Mandala

Apr 13, 2023

2 menit membaca

Copied to clipboard
Cetaphil Pro Derma Control Oil Absorbing Moisturizer Spf 30 118 Mltop-right-banner

Setelah sebelumnya diuraikan Ir. Soekarno dalam ramalan Jayabaya, selanjutnya ramalan Jayabaya Notonagoro lagi-lagi terbukti setelah kekuasaan RI berpindah ke pundak Soeharto. Soeharto yang notabene berakhiran To adalah tipe pemimpin Indonesia yang juga telah diramalkan dalam jangka Jayabaya melalui konsep Notonagoro.

Kata No adalah Soekarno dan To adalah Soeharto

Dengan demikian, sudah jelas bahwa No yang pertama mengacu pada Soekarno (presiden pertama) dan To yang pertama mengacu pada Soeharto (presiden kedua). Selanjutnya kita tinggal melihat siapa nagoro itu?

Tembang Jawa butir 11 sampai 16

Naik hingga turunnya Presiden RI ke-2, Soeharto juga secara jelas diramalakan oleh Prabu Jayabaya pada bagian akhir tembang Jawa butir 11 sampai 16 sebagai berikut :

“Ana jalma ngaku-ngaku dadi ratu duwe bala lan prajurit negara ambane saprawulan panganggone godhong pring anom atenger kartikapaksi nyekeli gegaman uleg wesi pandhereke pada nyangklong once gineret kreta tanpa turangga nanging kaobah asilake swara gumerenggeng pindha tawon nung sing nglanglang Gatotkaca kembar sewu sungsum iwak lodan munggah ing dharatan.

Tutupe  warsa Jawa lu nga lu (wolu/telu sanga wolu elu) warsa srani nga nem nem (sanga nenem nenem) alangan tutup kwali lumuten kinepung lumut seganten”

Beliau muncul sebagai pemimpin yang didukung oleh Angkatan Bersenjata RI (darat, udara, dan laut), berlambang Kartikapaksi, memakai topi baja hijau (tutup kwali lumuten) pada tahun 1966 dan digambarkan sebagai orang yang kaya raya serta akan menjadi pemimpin dunia.

Zaman pemerintahan Presiden Soeharto (Orde Baru) berlangsung selama 30 tahun, dan menurut Jayabaya ada 3 raja yang menguasai tanah Jawa (Indonesia) saat itu sebagai lambang kekuasaan dari tiga kekuatan politik, yakni Golkar, Parpol, dan ABRI. Ketiga kekuatan itu menghilang saat Pak Harto mundur, karena saling berselisih.

Setelah itu, tidak ada lagi raja yang disegani dan para Bupati Manca Negara (luar Jawa) berdiri sendiri-sendiri (otonom). Pemimpin dunia dibuktikan dari ide Presiden Soeharto yang mempunyai gagasan membentuk ASEAN (konon menurut sejarahnya, ASEAN merupakn kesatuan dari kerajaan Majapahit).

Baca juga: Soekarno dalam ramalan Jayabaya

Copied to clipboard
bottom-sidebar-banner
left footer bannerright footer banner
left footer bannerright footer banner

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok
          sticky banner
          sticky banner

          © lifestyle.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download