Dipublikasikan oleh Karinta Ariani dan Diperbarui oleh Salsabilla Azalia Putri
Des 1, 2025
7 menit membaca

Daftar Isi
Apakah AC di rumah kamu sering mengalami masalah meski sudah berkali-kali diperbaiki, Pins? Kondisi ini mungkin membuat kamu bertanya-tanya, sebenarnya kapan harus ganti AC dan kapan cukup dengan perbaikan saja. Nah, sebelum mengambil keputusan secara bijak, artikel ini akan membantu kamu mengenali tanda perlu ganti AC baru atau. Simak, yuk!

Memutuskan kapan harus ganti AC memang butuh pertimbangan matang. Coba perhatikan, Pins, bila sebagian besar tanda berikut ada pada AC kamu, berarti memang sudah waktunya ia diganti:
Sebenarnya, berapa lama AC dapat bertahan dan terus dipakai? Pertanyaan ini mungkin pernah muncul di benak kamu, apalagi ketika melihat fungsinya sudah mulai menurun dan usianya sudah cukup lama.
Umumnya, umur AC ideal sekitar 10-15 tahun, tergantung dari apakah ia dirawat dengan baik dan rutin atau tidak. Jika saat ini usia AC kamu sudah lewat dari rekomendasi masa pakai tadi, berarti ini saatnya mengganti AC dengan yang baru.
Sebelum membeli AC baru, pertimbangkan untuk upgrade ke teknologi yang lebih hemat energi seperti inverter, yang bisa membantu mengurangi konsumsi listrik jangka panjang. Selain itu, jika AC lama kamu masih menggunakan freon R22, sebaiknya segera beralih ke AC dengan refrigeran yang lebih ramah lingkungan agar lebih aman dan sesuai standar terbaru.
Seiring bertambahnya usia AC, performa pendingan kemungkinan mengalami penurunan. Jika penurunan fungsi pendingan ini hanya terjadi sesekali, maka AC masih memungkinkan untuk diservice.
Sebab, penyebab AC tidak dingin bisa saja karena masalah filter AC kotor atau freon yang bocor. Bahkan terkadang, kasus AC tidak dingin setelah dicuci kerap menandakan masih ada kerusakan kecil yang bisa diperbaiki.
Namun jika ini terjadi berkali-kali meskipun AC sudah diperiksa dan diperbaiki teknisi, bisa jadi letak masalahnya ada di sistem AC kamu, termasuk munculnya ciri-ciri kompresor AC rusak yang sering tidak disadari.
Pada kondisi ini, coba perhatikan kembali usia pembelian AC. Bila AC masih terbilang baru, segera manfaatkan garansi yang masih aktif.
Sementara bila usianya sudah cukup lama, penurunan performa ini bisa jadi disebabkan faktor usia komponen. Maka, mengganti AC dengan unit baru biasanya menjadi pilihan paling efektif, Pins.
Biaya listrik boros karena AC umumnya disebabkan oleh penggunaan selama 24 jam atau adanya masalah pada kompresor, filter ac kotor, kapasitor AC, dan lainnya. Dalam hal ini, melakukan service AC meliputi cuci dan perawatan saja sebenarnya sudah cukup.
Namun, peningkatan tagihan listrik yang terus terjadi meski AC tidak digunakan sepanjang hari dan tidak menunjukkan kerusakan pada komponennya dapat menjadi sinyal penting untuk mempertimbangkan kapan harus ganti AC.
Kondisi ini umumnya terjadi karena fungsi unit sudah menurun, sehingga AC perlu bekerja lebih keras dan menggunakan lebih banyak listrik daripada seharusnya. Memilih untuk service rutin tentu sah-sah saja, Pins.
Hanya saja, bila setelah diservice tagihan listrik tetap meningkat, mungkin ini tanda perlu ganti AC baru. Pertimbangkan untuk memilih unit yang lebih hemat listrik serta memiliki kapasitas sesuai ukuran ruangan.
Jika AC kamu semakin sering membutuhkan perbaikan, cobalah membuat perbandingan perkiraan antara biaya service AC dan membeli AC baru. Dalam banyak kasus, total biaya perbaikan bisa lebih tinggi dibandingkan harga AC baru yang lebih efisien dan hemat listrik.
Pins juga perlu perhatikan lagi. Jika perbaikan hanya terjadi setiap 2-3 bulan sekali, kondisi ini masih tergolong normal dan belum tentu menandakan kerusakan besar. Perawatan rutin atau pergantian komponen kecil biasanya sudah cukup menjaga performa AC tetap stabil.
Intinya, tetap perhatikan pola kerusakan yang muncul ya, Pins. Jika frekuensi perbaikan semakin sering dan biaya semakin membengkak, mengganti AC dengan yang baru akan menjadi keputusan yang lebih bijak dan ekonomis.
Untuk mencapai suhu ideal, AC umumnya butuh waktu sekitar 15-20 menit. Jika sudah lebih dari waktu tersebut tapi udara dingin yang keluar dari AC tidak maksimal, maka bisa jadi thermostat AC rusak.
Thermostat AC adalah komponen yang bertugas mengatur dan menjaga suhu ruangan agar tetap sesuai dengan suhu yang telah kamu atur. Alasan lainnya bisa juga karena ada ciri-ciri freon AC habis atau bocor, kompresor aus, atau filter AC kotor.
Ukuran ruangan yang terlalu besar dan tidak sesuai dengan PK AC juga dapat membuat waktu pendingan jadi sangat lama. Maka itu, penting untuk memilih british termal unit atau BTU yang sesuai dengan ukuran ruangan agar proses pendinginan bekerja optimal.
Jika berbagai perbaikan sudah dilakukan namun AC tetap membutuhkan waktu sangat lama untuk mendinginkan ruangan, ini bisa menjadi tanda bahwa performa unit sudah melemah.
Pada kondisi ini, mengganti AC dengan unit baru yang kapasitasnya sesuai ruang dan lebih hemat energi bisa jadi pilihan yang efektif.
Apakah kamu pernah mendengar suara AC bunyi pada unit indoor maupun outdoor setiap kali unit menyala? Ada berbagai kemungkinan penyebabnya, entah karena AC sudah lama tidak diservice, pemasangan komponen yang kurang tepat, bahkan usia mesin yang sudah tua.
Jenis bunyinya pun berbeda-beda tergantung kerusakan. Mulai dari dengungan keras, suara ketukan, hingga suara gesekan. Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah melakukan service untuk mengidentifikasi sumber suara tersebut. Teknisi biasanya akan memeriksa bagian seperti kipas, motor, atau baut yang mungkin longgar.
Namun, bila suara berisik tetap muncul meskipun sudah diperbaiki atau ternyata disebabkan oleh usia AC yang sudah lama, maka solusinya kamu perlu mengganti AC dengan unit baru agar performanya kembali optimal saat digunakan.
Air yang menetes dari pipa outdoor saat AC menyala adalah hal wajar karena termasuk proses kondensasi. Selama jumlahnya sedikit, maka kamu tidak perlu khawatir. Namun, AC bocor dari unit indoor hingga merembes ke dinding, ini menandakan adanya masalah pada sistem pembuangan air AC.
Jika kebocoran seperti ini terjadi 3-4 bulan sekali, kondisi tersebut masih tergolong normal dan biasanya bisa diatasi dengan service rutin. Tetapi bila frekuensinya semakin sering dan terus berulang, terutama setelah beberapa kali diperbaiki, bisa jadi AC sudah tidak bekerja optimal.
Pada titik ini, kamu perlu mempertimbangkan kapan harus ganti AC baru demi mencegah kerusakan yang lebih parah dan menjaga kenyamanan ruangan.
Jika orang rumah sering bersin atau batuk saat AC dinyalakan, atau jika AC mengeluarkan bau tidak sedap, ini bisa menjadi tanda bahwa udara yang keluar kurang bersih. Masalah seperti debu menumpuk, jamur pada evaporator, atau komponen elektrik yang overheating sering menjadi penyebabnya.
Langkah pertama untuk mengatasinya adalah melakukan perawatan AC, termasuk pembersihan menyeluruh agar udara yang dihasilkan kembali bersih. Lain halnya bila masalah kualitas udara ini terus berulang meski AC sudah dibersihkan atau diservice, maka bisa jadi komponen internal sudah terlalu lama.
Jika hal tersebut terjadi, mengganti AC dengan unit baru dapat menjadi solusi terbaik untuk memastikan udara di rumah tetap bersih dan aman untuk dihirup setiap hari.
Freon AC seharusnya tidak cepat habis, karena sistemnya bersifat tertutup dan tidak memerlukan pengisian ulang secara rutin. Jika freon terus berkurang, kemungkinan besar pipa freon AC bocor atau ada masalah pada evaporator yang perlu segera diperiksa.
Masalah ini juga bisa terjadi karena modus penipuan tukang service AC yang sengaja tidak mengisi freon sesuai standar. Untuk mencegah hal tersebut, pastikan kamu menggunakan teknisi yang profesional dan terpercaya agar proses perbaikan berjalan aman.
Sementara jika kebocoran freon terjadi berulang kali dan memang karena masalah pada pipa, evaporator, atau mesin AC, sehingga butuh biaya perbaikan yang cukup besar, maka pertimbangkan untuk mengganti AC dengan unit baru.

Setelah mengetahui penyebab masalah dan memutuskan kapan harus ganti AC baru, kini saatnya kamu menentukan AC sesuai kebutuhan. Berikut tips memilih AC baru agar awet dan nyaman digunakan, Pins:

Terlepas dari apa pun pilihan AC kamu, pastikan pemasangannya menggunakan jasa pasang AC yang profesional dan bergaransi seperti Pinhome. Di Pinhone, kamu akan mendapatkan layanan jasa pasang AC dengan jangkauan luas di seluruh Indonesia dan harga terjangkau.
Proses pemesanannya juga sangat mudah, Pins! Cukup buka aplikasi Pinhome, pilih layanan yang kamu butuhkan, tentukan jadwal, dan teknisi profesional akan datang ke rumah sesuai waktu pilihanmu.
Tersedia juga berbagai kode promo menarik untuk jasa pasang AC di Pinhome maupun perawatan lainnya, sehingga jauh lebih hemat. Jika kamu baru mengganti AC atau ingin merawat AC agar lebih awet, segera pesan jasa perawatan AC di Pinhome. Unduh aplikasinya sekarang dan nikmati kemudahan layanan home service dalam genggaman!




© lifestyle.pinhome.id